Pernyataan tersebut ia sampaikan saat mengunjungi Batalyon Zeni Tempur (Yon Zipur) 9/Lang-lang Bhuana Kostrad di Bandung, Jawa Barat.
Dudung mengatakan bahwa jika ulama yang mengatakan demikian, maka ulama tersebut adah ulama yang salah.
Ia mengungkapkan hal itu sebagai respons terhadap ramainya kritikan yang ditujukan kepadanya setelah menyebut semua agama benar di mata Tuhan.
Dudung pun menegaskan bahwa posisinya ketika mengatakan hal itu adalah sebagai Panglima Kostrad dan ia bukanlah seorang ulama.
“Saya ini Panglima Kostrad, bukan ulama. Jika ulama mengatakan bahwa semua agama itu benar, berarti ia ulama yang salah,” ujarnya.