alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

MUI Buka Suara Terkait Pernyataan Semua Agama Benar di Hadapan Tuhan

Eko Faizin Kamis, 16 September 2021 | 19:14 WIB

MUI Buka Suara Terkait Pernyataan Semua Agama Benar di Hadapan Tuhan
Cholil Nafis [Antara]

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Cholil Nafis melalui Twitter menegaskan bahwa bagi umat Islam, hanya agama Islam yang benar.

SuaraRiau.id - Pernyataan Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), Letjen TNI Dudung Abdurachman yang menyebut semua agama benar di hadapan Tuhan mendapat sorotan publik.

Ungkapannya tersebut bahkan membuat nama Dudung menjadi trending tropic di Twitter. Tak hanya itu, pernyataan tersebut juga menuai pro kontra dari sejumlah kalangan.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Cholil Nafis melalui Twitter menegaskan bahwa bagi umat Islam, hanya agama Islam yang benar.

“Bagi kami umat Islam yang benar adalah hanya agama Islam,” katanya seperti dikutip dari Terkini.id--jaringan Suara.com, Rabu 15 September 2021.

Cholil Nafis menjelaskan bahwa hal itu wajib diyakini oleh Umat Islam agar iman mereka menancap di hati.

Kendati demikian, ia juga menekankan bahwa dalam kehidupan sosial berbangsa dan bernegara, umat beragama harus bertoleransi kepada umat beragama lain.

“Posisi TNI dan pemerintah tentu mengayomi semua umat beragama,” kata dosen UIN Syarif Hidayatullah itu.

Sebelumnya, Pangkostrad Letjen TNI Dudung Abdurachman menyatakan bahwa semua agama benar di hadapan Tuhan. Ucapan tersebut lalu diperdebatkan.

Dalam pernyataannya, Dudung mengingatkan para prajurit TNI untuk tak bersikap fanatik terhadap agama.

“Hindari fanatik yang berlebihan terhadap suatu agama. Karena semua agama itu benar di mata Tuhan,” katanya, Selasa (13/9/2021).

Sebagaimana diketahui, pernyataan Dudung itu ramai dikritik oleh berbagai pihak dan bahkan menjadi trending di Twitter.

Beberapa menilai bahwa pernyataan Dudung itu harusnya diperjelas bahwa semua agama benar bagi pemeluknya masing-masing.

Namun, ada pula yang mendukung seperti Staf Khusus BPIP, Romo Benny yang menilai bahwa justru semua orang harus memiliki sikap seperti Dudung yang inklusif.

Komentar

Berita Terkait