Lepat seharga Rp 1500 itu masih terlihat banyak di kerangjang merah Erni. Ia biasa membawa 150 lepat. Lepat ini sendiri dibikin oleh salah seorang anak perempuannya yang sudah menikah.
Kedepannya, perempuan itu berharap pandemi Covid-19 segera berakhir. PPKM juga tidak diberlakukan lagi sehingga para pedagang bisa berjualan. Dan harapannya yang paling simple adalah, dagangannya selalu laku.
“Biar bisa makan,” pungkasnya.