Syamsuar Siapkan 60 Ribu Ha Lahan Food Estate untuk Ketahanan Pangan Riau

Saat ini, melalui program Food Estate, ada 60 ribu hektare lahan yang tersebar di beberapa kabupaten/kota.

Eko Faizin
Selasa, 01 Juni 2021 | 11:31 WIB
Syamsuar Siapkan 60 Ribu Ha Lahan Food Estate untuk Ketahanan Pangan Riau
Gubernur Riau Syamsuar saat berbincang tentang ketahanan pangan di rumah kediaman. [Suara.com/Alfath Andri]

SuaraRiau.id - Gubernur Riau Syamsuar berkomitmen melakukan upaya pengentasan kekurangan pangan di provinsi berjuluk Bumi Lancang Kuning tersebut.

Syamsuar mengatakan bahwa hal itu sudah menjadi prioritasnya dalam mencukupi ketahanan pangan. Hal itu bermula dari keberhasilannya saat memimpin Kabupaten Siak dalam sektor pertanian.

Saat Syamsuar menjadi Bupati Siak, ia berhasil menjadikan Kecamatan Bungaraya sebagai lumbung padinya Siak, pun begitu dengan Kecamatan Sabak Auh, Sungai Apit dan lainnya.

Saat ini, melalui program Food Estate, ada 60 ribu hektare lahan yang tersebar di beberapa kabupaten/kota. Lahan itu sedang disiapkan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dalam sektor pertanian.

Dikatakan Gubernur Syamsuar, Food Estate berbeda dengan yang sudah ada seperti di Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak. Food estate cakupannya lebih luas.

"Food estate yang dibangun kali ini berbeda dengan di Kecamatan Bungaraya yang hanya fokus di padi. Food estate terintegrasi dengan jagung, kedelai, buah buahan yang semuanya tanaman produktif yang artinya tidak terfokus pada padi. Intinya bernilai ekonomis dan memiliki ketahanan pangan," kata Gubernur Riau Syamsuar di rumah kediamannya belum lama ini.

Tanpa perhatian pemerintah dalam urusan pangan Provinsi Riau akan terus berada dalam kondisi kerentanan pangan.

Saat ini, sambungnya, Riau hanya mampu memasok kebutuhan pangannya sendiri, terutama beras, sebanyak 35 persen. Sisanya sebanyak 65 persen mengandalkan pasokan dari luar.

"Target sampai 2024 bisa 55 persen. Kalau food estate berhasil bisa lebih dari target," ungkap Bupati Siak dua periode itu.

Syamsuar sendiri mengakui membangun ketahanan pangan bukan perkara mudah. Sebab, selain harus menyediakan lahan, persoalan irigasi juga harus diperhatikan. Menurutnya urusan irigasi tersebut mengharuskan tindakan pemeliharaan sungai.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini