Asap Pekat Selimuti Upaya Pemadaman Karhutla Puluhan Hektare di Siak

Asap kebakaran membumbung tinggi.

Eko Faizin
Senin, 08 Maret 2021 | 21:14 WIB
Asap Pekat Selimuti Upaya Pemadaman Karhutla Puluhan Hektare di Siak
Kondisi Lokasi kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kampung Temusai, Kecamatan Bunga Raya, Kabupaten Siak, Senin (8/3/2021). [Suara.com/Alfat Handri]

"Tim sudah tiga hari di sini, Alhamdulillah kemarin tim terbantu dengan adanya hujan. Saat ini tim sedang melakukan pendinginan," kata Kadaops Manggala Agni Siak Ihsan Abdillah di lokasi Karhutla, Senin (8/3/2021) petang.

Disinggung soal luas yang terbakar Ihsan tak menjelaskan secara rinci namun dikatakannya tim sangat fokus pada pemadaman api dan mengejar kepala api agar tidak merambat ke tempat lainnya.

"Kita belum ukur secara pasti, yang paling penting adalah bagaimana api lekas padam agar asap tidak ada di Siak," ungkapnya.

Ditambahkan Ihsan, sumber air yang jauh dan sedikit menjadi kendala tim dalam memadamkan api. Ditambah cuaca yang panas terik.

"Air di sini agak susah, ditambah panas terik begini, jadi tim harus bekerja ekstra," jelasnya.

Sementara itu, Kabid Damkar Siak Irwan Priyatna menyampaikan bahwa luasan yang terbakar tersebut mencapai 8 hektare.

"Taksiran kita sementara ini masih seputaran 8 hektar, kita tidak bisa menyebutkan luasan yang terbakar itu luas atau kecil kalau belum diukur secara rinci melalui elektronik," kata Irwan.

Ia juga mengatakan, penentuan luas lahan yang terbakar juga bukan ditentukan oleh mengepulnya asap. Malahan, tambahnya, kepulan asap membuat kita tidak melihat titik mana saja yang terbakar dan berapa luasannya.

"Jadi sementara perkiraannya ya segitu, asap yang terbawa angin menutupi seolah lahan yang terbakar luas," jelas Irwan Priyatna.

Namun saat ini, kata Irwan lebih jauh, di lokasi terbakarnya hutan dan lahan tersebut sudah dibuat sebanyak 50 embung untuk stok air dan sudah dilakukan penyekatan oleh alat Dinas PU Tarukim.

"Soal karhutla di Siak sangat serius ditangani, semua kekuatan dikerahkan agar kebakaran tak meluas. Bahkan alat PU Tarukim selalu siaga untuk membuat penyekatan dan embung," kata Irwan.

Diakui Irwan, tanpa dibantu hujan pada Minggu (7/3/2021) tim akan kewalahan karena stok air sangatlah minim.

"Kemarin kanal-kanal di tepi itu sudah kering, Alhamdulillah dibantu hujan agak terisi dan ada stok air sedikit walau belum memadai, makanya itu alat PU membuat embung yang banyak," ungkapnya.

Kontributor : Alfat Handri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini