Warga Keluhkan Sampah Menumpuk Lagi di Pinggir Jalan Pekanbaru

Di Pasar Pagi Arengka Pekanbaru, sampah-sampah rumah tangga itu kembali menumpuk.

Eko Faizin
Senin, 11 Januari 2021 | 15:20 WIB
Warga Keluhkan Sampah Menumpuk Lagi di Pinggir Jalan Pekanbaru
Tumpukan sampah yang menggunung di kawasan Pasar Pagi Arengka, Pekanbaru, Kamis (7/1/2021) pagi. [Suara.com/Panji Ahmad Syuhada]

SuaraRiau.id - Persoalan sampah di Kota Pekanbaru belum juga tuntas. Meskipun Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pekanbaru telah turun tangan, namun lagi-lagi persoalan itu kembali terjadi.

DLHK Pekanbaru bersama dengan pemerintah kecamatan hingga kelurahan bahu membahu membersihkan sampah yang telah menggunung sejak awal tahun 2021.

Krisis sampah ini terjadi lantaran kontrak kerjasama dengan pihak ketiga sebagai pengelola sampah berakhir pada Desember 2020.

Di Pasar Pagi Arengka Pekanbaru, sampah-sampah rumah tangga itu kembali menumpuk. Seperti biasanya, warga kembali mengeluhkan kondisi tersebut.

"Sampahnya menumpuk lagi, kemarin sempat dibersihkan oleh petugas, ya namanya dekat pasar tiap hari pasti sampah itu bertambah. Tapi aroma busuknya yang kita tidak tahan," kata Annisa, seorang warga Pekanbaru kepada SuaraRiau.id, Senin (11/1/2021).

Pemilik kedai harian yang setiap hari berbelanja di pasar itu mengaku sudah tak heran dengan kondisi sampah yang menumpuk. Sebab ini merupakan persoalan klasik yang telah terjadi beberapa tahun ke belakang.

Sementara di lingkungan warga, tumpukan sampah juga terjadi. Meskipun tidak terlalu banyak, namun hal tersebut rupanya membuat risih warga yang bermukim di kawasan penduduk tersebut.

"Ini sudah beberapa hari sampah kita tak di angkut, semoga persoalan ini segera tuntas," harap Putra Alas, warga Jalan Riau ujung.

Sebagai langkah awal, dia pun membakar sampah-sampah tersebut agar tidak menimbulkan aroma busuk.

Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Riau, Khairul Amri menyarankan, agar ke depan Pemerintah kota Pekanbaru memiliki skenario yang matang di saat perencanaan pengelolaan sampah tersebut.

"Harus dipikirkan dari sekarang, jangan sampai tahun depan gini lagi, publik menilai nantinya pemko tak bisa belajar dari kejadian lampau. Mestinya di awal perencanaan sudah dirancang skenario apabila ada gate ini, sekarang kontrak habis Desember tapi awal Januari belum jelas," tuturnya.

Diketahui pihak ketiga yang menangani persoalan sampah di Pekanbaru yaitu dua perusahaan swasta yakni PT Godang Tua Jaya dan PT Samhana Indah, di situ ada ratusan warga yang menggantungkan nasib dari tiap tumpukan sampah yang diangkutnya saban hari.

Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kota Pekanbaru, produksi sampah di Kota Pekanbaru diperkirakan mencapai 1.000 ton per hari, dimana 800 ton diantaranya dibuang langsung ke TPA Muara Fajar, Kecamatan Rumbai.

Kepala DLHK Kota Pekanbaru Agus Pramono mengatakan, saat ini volume penumpukan sampah sudah berkurang. Dia menyebut penanganan sudah 70 persen.

"Saat ini sudah berkurang. Karena sudah banyak bantuan, RT/RW, kecamatan, OPD, kepolisian, TNI, organisasi masyarakat. Untuk pasar-pasar sudah jauh berkurang juga sampahnya. Kita berterima kasih pada semua pihak yang berpartisipasi membersihkan kota ini," kata Agus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini