Sudah 5 Hari Sampah Tak Diangkut, Polisi di Pekanbaru Turun Tangan

Kapolda Agung langsung memerintahkan personelnya turut membersihkan sampah yang menumpuk.

Eko Faizin
Kamis, 07 Januari 2021 | 08:32 WIB
Sudah 5 Hari Sampah Tak Diangkut, Polisi di Pekanbaru Turun Tangan
Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi mengerahkan satu truk pengangkut sampah yang menumpuk di depan Masjid Muawwanah, Jalan MH Thamrin, Kecamatan Sail, Pekanbaru, Rabu (6/1/2021). [Foto: Riauonline]

SuaraRiau.id - Beberapa waktu belakangan, pemandangan tumpukan sampah terjadi di sejumlah tempat di Pekanbaru. Warga mengeluhkan penumpukan sampah yang terjadi, bahkan ada pula beberapa kalangan yang membantu mengatasinya.

Satu unit truk dikerahkan Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi untuk mengangkut sampah yang menumpuk di depan Masjid Muawwanah, Jalan MH Thamrin, Kecamatan Sail, Pekanbaru, Rabu (6/1/2021).

Kapolda Agung langsung memerintahkan personelnya turut membersihkan sampah yang menumpuk.

Warga Jalan Thamrin, Amiruddin berterimakasih kepada Kapolda dan jajaran atas perhatian yang diberikan terhadap lingkungannya.

Warga mengaku sangat terbantu oleh polisi yang turut serta membersihkan tumpukan sampah.

"Mulai tadi pagi sampah diangkut menggunakan truk pengangkut sampah yang dibantu oleh personel Polda Riau. Kita angkat topi untuk Kapolda yang telah peduli dengan sampah ini," ucap Amirruddin kepada Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Rabu (6/1/2021).

Amiruddin mengatakan, tumpukan sampah yang sudah menggunung ini menimbulkan bau busuk. Sudah lima hari sampah tersebut tidak diangkut oleh petugas kebersihan Dinas Kebersihan Kota Pekanbaru.

"Tumpukan sampah ini sudah lima hari dan menimbulkan bau busuk. Diduga putus kontrak dengan PT Samhana yang biasa mengangkut sampah, makanya sampah terbengkalai," pungkasnya.

Tumpukan sampah sudah mulai terlihat di beberapa titik di Kota Pekanbaru sejak memasuki tahun 2021. Penumpukkan sampah disebut imbas dari habisnya masa kontrak pihak ketiga pengelola sampah per 31 Desember 2020.

Selain itu, pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Muara Fajar terkendala alat berat mengalami kerrusakan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Agus Pramono mengatakan, ada empat alat berat di TPA Muara Fajar sejak tahun 2012.

Alat-alat berat ini sudah beroperasi selama delapan tahun. Kondisi alat berat ini rusak. Sudah berulang kali dilakukan perbaikan, tapi terus mengalami kerusakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini