- Jurnalis delegasi media Sumatera menemukan banyak pilihan restoran halal di kota Chongqing dan Beijing, Tiongkok selama kunjungan sepekan.
- Restoran halal di Tiongkok menggunakan label hijau bertuliskan qing zhen untuk memudahkan umat Muslim memilih sajian makanan.
- Menu kuliner khas etnis Hui dan Uyghur didominasi olahan daging sapi, kambing, serta ayam dengan cita rasa rempah.
SuaraRiau.id - Kota Chongqing dan Beijing, Tiongkok ternyata menyediakan kuliner halal di tengah beragam makanan yang tak semua bisa dinikmati kaum Muslim seperti orang Indonesia.
Selama nyaris sepekan, jurnalis delegasi media Sumatera menikmati banyak pilihan santapan halal khas Negeri Tirai Bambu tersebut.
Restoran halal di Tiongkok umumnya memberi label qing zhen (halal) berwarna hijau sebagai tanda bisa dikonsumsi umat Islam.
Kebanyakan kuliner halal China atau biasa disebut Qingzhen Cai, didominasi masakan etnis Muslim seperti Hui dan Uyghur, dengan bahan dasar daging sapi, ayam, dan kambing (domba).
Aroma rempah dan rasa yang khas menjadi pembeda dengan kuliner negara lain, termasuk Indonesia.
Masakan-masakan tersebut disajikan panas sehingga sebaiknya disantap saat hangat.
Di Chongqing, kami makan siang dan dinner di sejumlah restoran Chinese halal yang direkomendasikan untuk para pelancong Muslim.
"Menu andalan kami Shouzhuo yang rou," kata pengelola restoran Xibeilou Shouzhuo.
Shouzhuo yang rou merupakan masakan daging kambing yang direbus. Untuk memakannya sebaiknya menggunakan tangan langsung, tanpa sendok atau sumpit.
Tak hanya rebusan, daging diolah menjadi sate dan tumis.
Selain Xibeilou Shouzhuo, sejumlah tempat makan halal kami kunjungi di Chongqing. Di antaranya Xiyu Yipin yang merupakan cabang Chongqing Jiu Jie.
Kemudian Qingjuzhai Chinese Restaurant, Qingjuzhai Chinese Restaurant, Zhenyishun Halal Hotpot dan Hai Tang Yi Jiu Private Kitchen.
Saat di Beijing, kami makan di Restoran Tiongkok Zhimeilou, Restoran Xibu Mahu, Restoran Jubaoyuan (hotpot domba) dan Restoran Rong Xiang Fu serta Najia Huayuan.
Semuanya menghadirkan daging sebagai andalan. Salah satunya menu hotpot, yakni rebusan daging dan sayuran yang dinikmati dengan saus wijen.
Selain daging, ada juga masakan berbahan ikan, sayuran dan jamur. Semuanya disajikan segar sehingga menjadikan siapa saja semangat melahapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dapat Warisan PR Karhutla, Menko Polkam Dudung Siap Terjun Langsung ke Lokasi
- 4 Rekomendasi Pelembap Viva untuk Kulit Kering, Bantu Perbaiki Skin Barrier
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
Terkini
-
Siak Diguyur Investasi Rp1,6 Triliun, Diklaim Serap 700 Tenaga Kerja Anak Muda
-
Kabut Asap Tak Hanya Ganggu Belajar, Anak-anak di Pekanbaru Terserang Demam
-
Kabut Asap, 3 Pesawat Tujuan Bandara Pekanbaru Sempat Berputar-putar di Langit
-
Penderita ISPA di Kuansing Meningkat Drastis Imbas Pekatnya Kabut Asap Karhutla
-
Siswa dan Guru di Kampar Mulai Keluhkan Sesak Napas Akibat Kabut Asap