- Delegasi jurnalis Sumatera mengunjungi Tembok Besar China di kawasan Badaling pada Sabtu, 27 Juni 2026 waktu setempat.
- Tembok Besar berfungsi sebagai benteng pertahanan historis untuk melindungi kedaulatan bangsa dan menjaga perdamaian negara.
- Bangunan ini merupakan simbol ketangguhan peradaban Tiongkok yang pembangunannya dimulai sejak masa Dinasti Qin hingga Ming.
SuaraRiau.id - Teriknya musim panas Beijing tak menyurutkan kami untuk berkunjung ke Tembok Besar China atau Great Wall, kawasan Badaling Tiongkok, Sabtu (27/6/2026).
Kedatangan delegasi jurnalis Sumatera ke salah satu keajaiban dunia itu disambut hangat Sekretaris Kantor Urusan Luar Negeri Dewan Pengurus Tembok Besar, Zhao Yiqun.
Di sela sambutan, ia berpesan bahwa jika benar-benar ingin memahami China, maka melihat Tembok Besar adalah sesuatu yang wajib dikunjungi.
"Tembok Besar dibangun bukan untuk melakukan ekspansi wilayah, melainkan sebagai benteng pertahanan guna melindungi rakyat dan menjaga perdamaian," sebut Zhao.
Tak lama, rombongan diajak berkeliling menyusuri sebagian benteng pertahanan yang panjangnya mencapai lebih dari 21.000 kilometer.
Bangunan bersejarah berusia ribuan tahun ini membentang hingga melintasi utara China.
Tampak ribuan orang pengunjung mengabadikan momen saat berada di bangunan yang dulunya dirancang sebagai pertahanan dari serangan suku-suku utara, seperti bangsa Mongol.
Wisatawan tua dan muda terlihat mendaki lalu menurun, bahkan ada yang berhati-hati saat berjalan menyusuri Tembok Besar China itu.
Beberapa pengunjung nampak berhenti berfoto mengambil sudut terbaik gambar. Sementara yang lain bercengkerama sambil menyaksikan kemegahan bangunan tua tersebut.
Kami dan para pelancong lainnya juga disuguhkan pemandangan hijau perbukitan kawasan Badaling yang indah dari puncak Tembok Besar.
Bagian terbaik kunjungan, adalah bisa menikmati pemandangan yang menakjubkan dan berkesempatan mengabadikan momen lewat foto dan video.
Pengalaman ini pasti akan sangat mengesankan dan memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang sejarah dan budaya China.
Tentang Tembok Besar China
Bagi masyarakat Tiongkok, Tembok Besar bukan sekadar destinasi wisata, tapi juga merupakan simbol ketahanan, persatuan, sekaligus bukti bagaimana sebuah bangsa membangun perlindungan bagi negerinya.
Itulah sebabnya bagian tembok di sekitar Beijing dibangun dengan sangat kokoh, karena Beijing adalah pusat pemerintahan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Menyaksikan Kemegahan Tembok Besar China di Tengah Teriknya Beijing
-
Sempat Diburu KPK, Bupati Kuansing dan Sekda Akhirnya Serahkan Diri
-
Profil Suhardiman Amby, Bupati Kuansing yang Masih Dikejar KPK
-
KPK Buru Bupati Kuansing dan Sekda, Telusuri Kebocoran Info OTT
-
KPK Lakukan OTT di Kuansing, Diduga Terkait Suap Jabatan Sekda