Eko Faizin
Minggu, 23 Agustus 2026 | 09:21 WIB
Kabut asap terlihat di kawasan flyover simpang SKA Pekanbaru, Sabtu (22/8/2026) pagi. [Suara.com/Eko Faizin]
Baca 10 detik
  • BMKG Pekanbaru menyatakan kabut asap di Pekanbaru pada Minggu (23/8/2026) berasal dari Kabupaten Pelalawan.
  • Pelalawan tercatat menyumbang jumlah titik panas tertinggi sebanyak 216 dari total 355 titik di Provinsi Riau.
  • Total titik panas di Pulau Sumatera mencapai 2.610 dengan konsentrasi terbanyak berada di wilayah Sumatera Selatan.

SuaraRiau.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa kabut asap yang terjadi di Pekanbaru hingga saat ini berasal dari Pelalawan, Minggu (23/8/2026).

BMKG Pekanbaru menyampaikan hal tersebut berdasarkan jumlah titik panas (hotspot) terbanyak berada di wilayah Pelalawan.

"Berdasarkan jumlah hotspot terupdate, terpantau bahwa hotspot terbanyak tersebar di Kabupaten Pelalawan," demikian keterangan BMKG Pekanbaru, Minggu (23/8/2026).

Diketahui, total titik panas di Riau sebanyak 355 dengan Kabupaten Pelalawan tertinggi jumlah titik panas yakni 216.

"Kabupaten Indragiri Hilir 80, Kuantan Singingi (Kuansing) 12, Kampar 11, Siak 10, Kepulauan Meranti 7, Indragiri Hulu 6," jelas Prakirawan BMKG Pekanbaru, Elisa JS Kedang, Minggu (23/8/2026).

Kemudian Bengkalis memiliki 5 hotspot, disusul Rokan Hulu dan Rokan Hilir masing-masing 3, serta Kota Dumai sebanyak 2 titik panas. Sedangkan wilayah Pekanbaru nihil.

BMKG juga memprediksi wilayah Riau pada pagi hari berpotensi udara kabur hingga cerah berawan dan siang ke sore hari mengalami cerah berawan hingga berawan.

"Malam hari (diperkirakan) cerah berawan hingga berawan. dini hari, udara kabur hingga cerah berawan," jelas Elisa.

Sementara untuk suhu udara berkisar 23 hingga 34 °C dengan kelembapan udara antara 50 sampai 95 persen.

BMKG menyatakan jumlah hotspot di Pulau Sumatera mencapai 2.610 pada Minggu (23/8/2026).

Prakirawan BMKG Pekanbaru, Elisa JS Kedang mengatakan, hotspot paling banyak terdapat di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) dengan total 1.311.

Selain Riau dan Sumsel, hotspot juga terdeteksi di Provinsi Aceh sebanyak 67, Bengkulu 17, Jambi 278, Lampung 187, Sumatera Utara 45, Sumatera Barat 27, Bangka Belitung 268, dan Kepulauan Riau 55.

Load More