Eko Faizin
Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:42 WIB
Pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan terus dilakukan tim gabungan. [Ist]
Baca 10 detik
  • Tim gabungan memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Pelalawan menggunakan berbagai mesin pompa khusus pada Sabtu, 22 Agustus 2026.
  • Petugas menghadapi kendala berupa gambut dalam, angin kencang, dan medan berat yang menyulitkan akses menuju titik api.
  • Operasi hari kedua berhasil memadamkan area seluas sekitar 2,9 hektare dari total wilayah yang terbakar.

SuaraRiau.id - Pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kelurahan Kerumutan, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan terus dilakukan Manggala Agni bersama tim gabungan hingga kini.

Pada Sabtu (22/8/2026), tim pemadam masih menemukan banyak kepala api aktif yang harus segera diserang untuk mencegah kebakaran meluas.

Kepala Manggala Agni Daops Sumatera VII/Rengat, Muhammad Ilham Sidik, mengatakan serangan diarahkan langsung ke kepala api sekaligus melakukan penyekatan.

"Pemadaman dilakukan secara langsung dengan dua unit Pompa Mark-3, satu unit Main Pump Watson dan empat unit Pompa Mini Striker," katanya Sabtu (22/8/2026) malam.

Ilham menuturkan, tim terus melakukan pemadaman langsung dengan mengerahkan sejumlah peralatan pemadam.

Sumber air untuk mendukung operasi pemadaman berasal dari kanal dan embung yang berada di sekitar lokasi. Namun, proses pemadaman masih menghadapi sejumlah kendala.

Kondisi lahan berupa gambut dalam dengan bahan bakar yang sangat padat dan menumpuk membuat api sulit ditangani.

Selain itu, asap pekat dan angin kencang turut menyulitkan personel saat melakukan serangan ke titik api.

"Kondisi akses menuju kepala api belum terbuka. Medan juga berat untuk menjangkau titik kepala api guna membuka akses jalan masuk ke titik serangan," jelas Ilham.

Karhutla di kawasan tersebut memiliki karakteristik tanah gambut dalam dengan vegetasi berupa semak belukar, akasia liar dan sawit masyarakat.

Lokasi kebakaran berada pada kawasan dengan fungsi Hutan Produksi (HP). Dalam operasi hari kedua, personel dibagi ke dalam sejumlah sektor.

Pemadaman berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB dengan fokus utama menyasar kepala api yang masih aktif.

Penanganan melibatkan Manggala Agni, TNI, Polri, BPBD Kabupaten Pelalawan serta Regu Pemadam Kebakaran (RPK) PT Gandahera Hendana.

Hingga Sabtu sore, luas area yang berhasil dipadamkan mencapai sekitar 2,9 hektare. Sementara luas keseluruhan area yang terbakar masih dalam proses penghitungan.

Load More