- Kepolisian Indonesia membuka rekrutmen calon taruna dan taruni Akpol 2026.
- Wakapolda Riau menegaskan penerimaan Akpol 2026 tanpa pungutan alias gratis.
- Penerimaan anggota Polri melalui beberapa tahap yang dilakukan Maret-Juli 2026.
SuaraRiau.id - Polri membuka penerimaan calon taruna dan taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026. Terkait penerimaan calon polisi, masyarakat diimbau waspada terhadap praktik percaloan.
Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi menegaskan komitmennya menjaga integritas proses penerimaan calon taruna dan taruni Akpol 2026.
"Proses rekrutmen Akpol 2026 dilaksanakan secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Tidak ada pungutan biaya serta tidak ada ruang bagi calo maupun joki," kata Hengki, Selasa (7/4/2026).
Hengki mengatakan, tahun ini penerimaan Akpol hanya untuk jalur reguler. Dia juga mengingatkan agar masyarakat mengikuti proses resmi dan tidak mempercayai pihak yang mengaku dapat meluluskan peserta dengan imbalan tertentu.
Dia memastikan, kelulusan sepenuhnya ditentukan oleh kemampuan peserta dalam mengikuti seluruh tahapan seleksi secara objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.
Diketahui, rangkaian seleksi Akpol Tahun Anggaran 2026 dimulai pada 9-30 Maret 2026 melalui pendaftaran daring dan verifikasi.
Selanjutnya pada 31 Maret dilanjutkan dengan penandatanganan pakta integritas, serta pemeriksaan administrasi awal hingga 4 April 2026.
Pada 7-11 April, peserta mengikuti pemeriksaan kesehatan tahap I, tes psikologi berbasis komputer pada 23-25 April, serta tes akademik, uji komputer, inventori PMK, dan CAT AMI pada 6–7 Mei dan 9–11 Mei.
Tahapan berikutnya meliputi uji EKG pada 17-19 Mei, uji kesamaptaan jasmani dan antropometri pada 21-24 Mei, sidang penentuan menuju pemeriksaan kesehatan tahap II pada 4 Juni, serta pemeriksaan kesehatan tahap II pada 5-6 Juni.
Seleksi dilanjutkan dengan tes PMK dan psikologi tahap II pada 13-15 Juni, pemeriksaan administrasi akhir pada 16-17 Juni, serta sidang akhir tingkat panitia daerah pada 26 Juni 2026. Untuk jalur Akpol, seleksi berlanjut di tingkat panitia pusat pada 3-27 Juli 2026.
Sebagai bentuk transparansi, Polda Riau mengajak masyarakat dan peserta untuk mengawasi jalannya proses seleksi.
Jika ditemukan penyimpangan, laporan dapat disampaikan melalui layanan pengaduan masyarakat (Dumas) atau QR code Propam Polri yang tersedia di lokasi seleksi dan media resmi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat
-
Pamer Tuak di Pacu Jalur, TikToker asal Sumut Akhirnya Minta Maaf
-
Pemadaman Karhutla di Pelalawan Terhambat Angin Kencang dan Asap Pekat
-
3 Oknum Polsek Rupat Utara Terbukti Bersalah Diminta Pindah ke Luar Riau
-
Pekanbaru Masih Dikepung Kabut Asap Kiriman Pelalawan