- Warga mengeluhkan tarif parkir di kawasan kuliner Jalan Cut Nyak Dien Pekanbaru.
- Pengunjung pusat kuliner diminta pungutan parkir di atas ketentuan Pemkot Pekanbaru.
- Warga berharap Pemkot Pekanbaru dapat segera menertibkan praktik pungutan parkir.
SuaraRiau.id - Pengunjung pusat kuliner Jalan Cut Nyak Dien mengeluhkan pungutan parkir di luar tarif resmi yang ditetapkan Pemkot Pekanbaru.
Warga Pekanbaru, Mai mengaku mengalami langsung pungutan parkir yang tidak sesuai. Ia diminta membayar Rp5.000 saat hendak keluar dari area parkir usai mengunjungi kawasan kuliner tersebut.
"Saya kaget saat diminta Rp5 ribu. Padahal setahu saya tarif resmi tidak sebesar itu," ujarnya kepada Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Senin (6/4/2026).
Padahal, berdasarkan ketentuan resmi Pemkot Pekanbaru, tarif parkir yang berlaku hanya Rp2.000 untuk mobil dan Rp1.000 untuk sepeda motor.
Namun, juru parkir (jukir) kawasan kuliner tersebut mematok tarif sebesar Rp5.000 untuk satu kali parkir mobil dan Rp2.000 untuk sepeda motor.
Mai mengaku sempat mencoba memberikan uang Rp2.000 sesuai tarif resmi. Namun, juru parkir menolak dan tetap bersikeras dengan tarif yang mereka berlakukan.
"Juru parkirnya menolak uang Rp2.000. Katanya memang di kawasan kuliner Cut Nyak Dien tarif mobil Rp5.000 dan motor Rp2.000," jelasnya.
Karena tidak ingin memperpanjang perdebatan dan menghindari keributan di lokasi, Mai akhirnya memilih untuk membayar sesuai permintaan juru parkir.
"Saya tidak mau ribut, jadi terpaksa saya bayar Rp5.000," tambahnya.
Kondisi ini memicu keresahan di kalangan masyarakat, terutama pengunjung kawasan kuliner yang merasa terbebani dengan tarif parkir yang tidak sesuai aturan.
Warga berharap Pemkot Pekanbaru dapat segera menertibkan praktik pungutan parkir di lapangan agar sesuai dengan regulasi yang berlaku serta memberikan rasa nyaman bagi masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Rencana Monopoli Ekspor Komoditas Strategis Berpotensi Gugatan Arbitrase Internasional
-
Pemadaman Listrik Berjam-jam: Kafe Merugi, Kulkas Mati Bikin Produk Rusak
-
Rugi Warga Akibat Blackout, Alat Elektronik Terbakar Gegara Voltase Naik-Turun
-
2 Pria Terciduk Ngeganja di Kafe Pekanbaru saat Pemadaman Listrik Total
-
Blackout Sumatera: Omzet Pedagang Turun, Warga Keluhkan Alat Elektronik Rusak