SuaraRiau.id - Kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oknum ustaz terhadap siswi MTs mendapat respons dari Ketua DPRD Siak Indra Gunawan.
Menurut Indra Gunawan, pihaknya mengapresiasi langkah cepat Satreskrim Polres Siak dalam menangkap pelaku pencabulan anak di bawah umur tersebut.
"Apresiasi setinggi-tingginya untuk Polres Siak dalam mengungkap kasus tindak pidana pencabulan anak di bawah umur di Kota Layak Anak," ujar Indra.
Ia pun berharap jangan sampai ada ruang gerak bagi predator anak di Siak dan ingin pelaku dapat hukuman yang setimpal agar mendapatkan efek jera.
"Jika nanti terbukti pelaku harus dihukum berat agar jera. Anak merupakan generasi penerus daerah ini jadi wajib dilindungi," terang Indra.
Diakui Indra, sejak kasus ini menghebohkan di tengah-tengah masyarakat ia terus memantaunya.
Indra berpesan agar semua pihak yang terkait dapat berkoordinasi untuk pemulihan mental pada anak.
"Kita terus dorong agar anak mendapat perlakuan khusus untuk pemulihan mentalnya. Dan kita akan terus pantau perkembangan kasus ini," tutupnya.
Sebelumnya diberitakan, Polres Siak menangkap pelaku dugaan tindak pidana pencabulan anak di bawah umur di Siak pada Selasa (29/11/2022).
Kapolres Siak AKBP Ronald Sumaja melalui Kasat Reskrim Iptu Tony Prawira tak menampik perihal penangkapan seorang oknum ustaz terkait dugaan perihal cabul.
"Benar, kami amankan salah seorang ustad terkait dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur," ungkap Tony.
Dijelaskan Tony, perilaku tak terpuji itu terjadi saat rombongan sekolah tempat korban menuntut ilmu melakukan Fieldtrip ke Sumatera Barat (Sumbar).
"Diperjalanan pulang setibanya di Kecamatan Tualang, pelaku melakukan aksi cabul terhadap korban yang berstatus pelajar," jelas Tony.
Hal itu bermula, lanjut Tony, dari laporan keluarga korban yang tidak terima atas apa yang dialami anaknya yang diduga telah dilecehkan oleh seorang oknum ustaz sehingga berujung laporan resmi masuk ke Polres Siak.
“Menindak lanjuti laporan tersebut, Satreskrim Polres Siak melalui Unit PPA langsung melakukan penyelidikan dan penyidikan serta melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi,” lanjutnya.
Berita Terkait
-
Oknum Ustaz 'Grepe-grepe' Siswi MTs Siak di Dalam Bus Akhirnya Ditangkap
-
Disebut Lecehkan Siswi MTs di Bangku Bus, Oknum Ustaz di Siak Membantah
-
Nasib Tragis Santi: Dihabisi Suami saat Tidur dalam Mobil, Mayat Dibuang ke Sungai Siak
-
Suami Bunuh Istri gegara Sakit Hati, Mayat Dilempar ke Sungai Siak dari Jembatan
-
Fakta Baru Imam Mahdi Palsu di Riau, Ubah Cara Salat hingga Nikahi Gadis Bawah Umur
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Ajudan Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Gugat KPK Rp11 Miliar
-
Siswa di Siak Meninggal saat Praktik Sains, Polisi Selidiki Bubuk Hitam-Potongan Besi
-
Anggota DPR Soroti Tragedi Siswa SMP di Siak Meninggal saat Praktik: Saya Tak Habis Pikir
-
Viral Disangka Maling, Pria Terlantar asal Sumut Dijemput Dinas Sosial Pekanbaru
-
BRI Setujui Dividen Jumbo Rp52,1 Triliun, Kinerja Solid Jadi Penopang