"Proyek ini sudah lama dilaksanakan, kecuali ini proyek multiyears yang panjang. Tapi seharusnya step-nya itu tahapannya sudah selesai, sehingga jelas pertanggungjawabannya pada siapa," ujar Elfriandi.
Ia menyebut bahwa IPAL ini bukan hal baru dalam hal tata kota.
Sistem ini sudah banyak diaplikasikan di kota lain dan minim permasalahan dalam penginstalannya. Sehingga alasan-alasan yang terjadi di Pekanbaru menurutnya tak relevan.
"Kalau kita bandingkan, kota lain juga melakukan ini tapi tak selama Pekanbaru. Kalau disebut cuaca ya tidak masuk akal. Jangan pemerintah membela proyeknya, seharusnya membela rakyat lah," ungkap Akademisi UIN Suska itu.
Proyek IPAL di kota Pekanbaru yang tak kunjung selesai banyak merugikan masyarakat. Mulai dari omzet pedagang menurun, risiko kecelakaan meningkat, hingga kerusakan struktur bangunan di sekitar proyek IPAL menjadi keresahan masyarakat.
Elfriandi menuturkan, laporan-laporan masyarakat yang kian bertambah setiap harinya harus ditanggapi dengan menjelaskan duduk perkara IPAL yang saat ini masih minim informasi.
Ia juga meminta kepada wakil rakyat di DPRD Pekanbaru untuk lebih tegas mengawasi IPAL ini termasuk memberi surat teguran kepada Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kota, maupun pengelola proyek tersebut.
Berita Terkait
-
Pekanbaru Bakal Terapkan PPKM Level 3 Serentak, Simak Aturannya
-
Stok Blangko e-KTP Tersedia, Warga Tak Perlu Ragu ke Disdukcapil Pekanbaru
-
Lurah Tirta Siak Ngaku Diperas Oknum Polisi, Ini Kata Kapolresta Pekanbaru
-
Kasus Nyabu di Mobil, Eks Kasat Narkoba Pekanbaru Dituntut 6 Tahun Penjara
-
Sempat Pimpin Laga, KS Tiga Naga Pekanbaru Akhirnya Ditekuk Sriwijaya FC
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei
-
Bakar Hutan untuk Lahan Kebun Sawit, Warga di Bengkalis Jadi Tersangka
-
3.028 Warga Pekanbaru Terjangkit ISPA Akibat Kabut Asap Karhutla
-
Karhutla Siak Capai 273 Hektare, Keterbatasan Anggaran Jadi Tantangan
-
BRI Perkuat Layanan Global Lewat Inovasi BRImo Taiwan