SuaraRiau.id - Lurah Tirta Siak Pekanbaru, Aris Nardi membuat pengakuan mengejutkan terkait penangkapannya beberapa waktu lalu.
Ia mengaku pernah dimintai sejumlah uang oleh oknum polisi saat tersandung kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT).
Aris Nardi menyebut bahwa saat penangkapan terjadi dirinya baru selesai salat, tiba-tiba kendaraan miliknya dihadang petugas.
Ia pun kemudian dibawa menuju Kantor Lurah Tirta Siak.
“Karena ini sudah mau magrib kita pergi ke Jalan Cempaka untuk salat magrib, setelah itu kejadian kendaraan dipalang, saat saya mau ke kendaraan saya disergap, handphone dirampas, kunci dirampas, saya kemudian dibawa ke dalam mobil anggota Polres, dibawa ke kantor lurah,” ujar Aris Nardi dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Rabu (24/11/2021).
Sesampainya di kantor lurah, tambahnya, oknum polisi tersebut kemudian masuk dan membawa beberapa berkas.
“Selanjutnya saya dibawa ke Polresta bagian tipikor, saya tidak tahu siapa di sana. Petugas itu sebut, bapak kami tangkap tindak pidana OTT,” sebut Aris.
Saat dilakukan pemeriksaan, dirinya menjelaskan tidak dilakukan penahanan terhadap dirinya namun diharuskan membayar biaya administrasi.
“Karena kita tertekan, malam itu dibilangnya berapa ada uang, kalau sejuta dia merasa tak mungkin, Rp 5 juta dikasih, total Rp 20 juta, Rp 15 juta besoknya saya berikan,” ujar Aris Nardi.
Usai kejadian tersebut, ia dibebaskan dengan status wajib lapor.
“Selanjutnya saya diwajibkan wajib lapor,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pria Budi membantah ada oknum yang meminta sejumlah uang kepada Lurah Tirta Siak, Aris Nardi.
“Tidak benar itu, tunjukkan oknum yang minta duit itu, proses tetap lanjut,” terangnya melaui whatsapp, Selasa, 23 November 2021.
Kombes Pria Budi menyebut, dugaan oknum yang bersangkutan sudah diperiksa oleh Propam Polda Riau.
"Kalau sudah dilaporkan ke Propam, kita tunggu hasilnya. Anggota kita sudah diperiksa laporan lurah ini. Kita tunggu hasilnya," kata dia.
Berita Terkait
-
Kasus Nyabu di Mobil, Eks Kasat Narkoba Pekanbaru Dituntut 6 Tahun Penjara
-
Enggan Bayar Gegara Wajah Tak Sesuai, Pria Dihajar 9 Rekan Cewek MiChat
-
Sempat Pimpin Laga, KS Tiga Naga Pekanbaru Akhirnya Ditekuk Sriwijaya FC
-
Cekcok Gegara Wajah Cewek Open BO Tak Sesuai Foto, Pria di Riau Dikeroyok
-
Perampokan Alfamart di Pekanbaru, Duit Belasan Juta Dibawa Kabur
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka
-
Diduga Main HP saat Nyetir, Ketua PP Siak Diperiksa usai Kecelakaan Maut di Perawang
-
Kronologi Kecelakaan Land Cruiser Ketua PP Siak, Tewaskan Pemotor Remaja
-
Land Cruiser Ketua Ormas di Siak Tabrak Motor, Satu Pelajar Tewas, 2 Luka Berat
-
65 Orang Jadi Tersangka Karhutla Riau, Lahan Terbakar Capai 3.394 Hektare