SuaraRiau.id - Ketersediaan blanko Kartu Tanda Penduduk elektronik atau e-KTP di Pekanbaru sekitar 3.000 keping. Lantaran stok tersebut, warga ibu kota Riau itu bisa mendapatkan pengurusan e-KTP.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil atau Disdukcapil Pekanbaru menyebut bahwa itu diperkirakan bisa mencukupi untuk melayani warga ibukota Provinsi Riau hingga akhir tahun 2021.
"Blanko e-KTP, Allhamdulillah sampai saat ini tetap tersedia," kata Kepala Dinas Disdukcapil Pekanbaru, Irma Novrita kepada Antara, Selasa (24/11/2021).
Ia mengatakan, jika stok blanko e-KTP saat ini yang tersedia sekitar 3.000 keping kurang, Disdukcapil masih bisa mengajukan permintaan ke Kementerian Dalam Negeri atau Kemendagri.
"Kalau hampir habis kita ajukan lagi ke Jakarta," ungkap Irma.
Dirinya mengimbau agar masyarakat tak perlu khawatir mendatangi Kantor Disdukcapil Pekanbaru. Warga cukup mengakses aplikasi Layanan Tunggu Disdukcapil (Lagudukcapil).
Menurut Irma, layanan ini dikhususkan kepada masyarakat yang ingin mengurus pencetakan KTP elektronik.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa saat ini Disdukcapil terus berupaya meningkatkan layanan kepada masyarakat.
Sesuai SOP, layanan pencetakan dokumen kependudukan dapat diselesaikan dalam waktu 10 hari kerja.
"Aplikasi ini di-download melalui Playstore, kemudian masyarakat dapat mengajukan permohonannya melalui layanan tunggu itu. Setelah permohonan dimasukkan, petugas kami akan memverifikasi permohonan tersebut," terang Irma.
Setelah diverifikasi, petugas akan memberikan jawaban ataupun balasan jika selesai diverifikasi.
Selanjutnya masyarakat dapat datang ke Dukcapil dengan membawa persyaratan lengkap dan mengajukannya ke petugas.
Terkait layanan tunggu tersebut Disdukcapil Pekanbaru menyediakan 60 layanan setiap harinya.
"Tidak sampai lima menit atau paling lama sepuluh menit, KTP sudah siap dicetak dan diserahkan," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Lurah Tirta Siak Ngaku Diperas Oknum Polisi, Ini Kata Kapolresta Pekanbaru
-
Kasus Nyabu di Mobil, Eks Kasat Narkoba Pekanbaru Dituntut 6 Tahun Penjara
-
Enggan Bayar Gegara Wajah Tak Sesuai, Pria Dihajar 9 Rekan Cewek MiChat
-
Sempat Pimpin Laga, KS Tiga Naga Pekanbaru Akhirnya Ditekuk Sriwijaya FC
-
Cekcok Gegara Wajah Cewek Open BO Tak Sesuai Foto, Pria di Riau Dikeroyok
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Mahasiswa Unri Desak Karhutla Jadi Bencana Nasional, Satgas PKH Dievaluasi
-
Mahasiswa Geruduk DPRD Riau, Minta Keadilan untuk Korban Karhutla
-
KPK Periksa Kepala Bapenda dan ASN Dinas PUPR Kuansing
-
PNM Temukan Potensi Besar dari Anak-anak Nasabah PNM Mekaar
-
Pasokan Gas Terbatas, Pekanbaru Terancam Pemadaman Listrik Bergilir hingga 4 Jam