SuaraRiau.id - Pembangunan Pasar Induk Pekanbaru, Riau, masih terbengkalai. Padahal, proses pembangunannya sudah berlangsung sejak tahun 2017 silam.
Pemerintah Kota Pekanbaru berencana membahas kembali soal kelanjutan pembangunan pasar Induk Pekanbaru. Ada rencana pertemuan itu menghadirkan pihak pengembang pasar induk, yakni PT Agung Rafa Bonai.
Hal itu dinyatakan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad. Menurutnya, pertemuan tersebut nantinya memutuskan nasib dari pengembang untuk membangun pasar induk.
"Pertemuan itu untuk menutuskan apakah kita memberi pertimbangan untuk melanjutkan pembangunan atau melakukan pemutusan kontrak," ujar Ingot, dikutip dari RiauOnline - jaringan Suara.com, Minggu (12/9/2021).
Menurut Ingot, Pemkot membagi dua tata cara penyelesaian perselisihan dalam pembangunan pasar induk. Poin pertama dalam menyelsaikan perselisihan dengan cara musyawarah.
Pemkot dalam pertemuan lanjutan ingin melihat kemampuan dan kemauan dari pengembang. Pihaknya bakal melakukan uji coba guna melihat kemampuan dari pengembang untuk melanjutkan pembangunan pasar induk.
Pemkot Pekanbaru juga tidak segan memutus kontrak kerjasama dengan pihak pengembang. Apabila pengembang memang tidak mampu lagi melanjutkan pembangunan pasar induk.
"Nanti kita akan lihat ketentuan dalam perjanjian kerjasama terkait pemutusan kontrak kerjasama," ujarnya.
Pasar Induk nantinyamenjadi pasar grosir. Pasar ini juga berfungsi sebagai pasar tradisional. Pasar ini semestinya sudah beroperasi pada tahun 2020 silam. Namun rekanan ngembang tidak mampu menuntaskan pembangunan Pasar Induk hingga akhir Oktober 2019.
Baca Juga: Pedagang STC Pekanbaru Gelar Aksi Tutup Toko, Ini Tanggapan Firdaus
Berita Terkait
-
PPKM Pekanbaru Turun Jadi Level 3, Begini Harapan Wali Kota Firdaus
-
PPKM Pekanbaru dan Wilayah Lain di Riau Diprediksi Turun Level, Ini Alasannya
-
Cerita Bhabinkamtibmas Melerai Cekcok Wanita Kakak Beradik Gegara Duit
-
Anggota DPRD Pekanbaru Ngaku Dikeroyok Warga, Saksi Ungkap Hal Berbeda
-
Masuk Mal di Pekanbaru Tak Perlu Tunjukan Kartu Vaksin? Begini Penjelasannya
Terpopuler
- Jari Buntung Usai Caesar di RS Islam Pondok Kopi, Pasien BPJS Tolak Kompensasi Rp275 Juta
- Driver Ojol yang Dilindas Rantis Polisi di Pejompongan Tewas!
- FC Twente Suntik Mati Karier Mees Hilgers: Dikasih 2 Pilihan Sulit
- Driver Ojol yang Tewas Dilindas Rantis Brimob Bernama Affan Kurniawan
- Innalillahi! Pengemudi Ojol yang Dilindas Mobil Rantis Brimob Meninggal Dunia
Pilihan
-
UPDATE: Daftar Demo di Semua Kota dan Kabupaten di Indonesia 25-30 Agustus 2025
-
Affan Kurniawan Dilindas Brimob, Raksasa Liga Prancis Suarakan Keadilan
-
Jurnalis Surabaya Jadi Korban Ricuh Demo di Depan Gedung Negara Grahadi
-
3 Rekomendasi HP Xiaomi Rp 2 Jutaan RAM 8 GB, Lebih Lancar Ngegame
-
Investor Panik Buat IHSG Rontok di 7.830, Isu Keamanan Domestik jadi Sorotan
Terkini
-
Syahrial Abdi Resmi Jabat Sekda Riau, Janji Tak Korupsi hingga Hindari Judi Online
-
Solidaritas Driver, Geruduk Polda Riau Imbas Ojol Dilindas Mobil Barakuda di Jakarta
-
Komitmen pada Kelestarian Bumi, Portofolio Sustainable Finance BRI Capai Rp807,8 Triliun
-
Rekening Dormant Tetap Bisa Terima Transfer Masuk, Ini Penjelasan BRI
-
Kasus Puluhan Siswa Keracunan MBG di Tembilahan, SPPG: Kami Mohon Maaf