SuaraRiau.id - Sejumlah pedagang Sukaramai Trade Centre (STC) Pekanbaru melakukan aksi tutup toko, Rabu (8/9/2021).
Padahal pedagang belum genap sebulan pasca beroperasi kembali setelah pengetatan PPKM Level 4. Mereka harus tutup selama satu bulan lantaran penerapan PPKM level 4.
Aksi tersebut merupakan buntut keberatan kepada pengelola STC yang meminta service charge secara penuh.
Menanggapi permasalahan itu, Wali Kota Pekanbaru Firdaus mengungkapkan bahwa Pemkot tidak bisa masuk lebih dalam terkait permasalahan antara pedagang dan pengelola STC.
Namun ia berharap kesulitan yang dialami pedagang dan pengelola bisa dipahami bersama.
"Kita berharap pengelola lebih bijak menghadapi situasi ini. Di dalam sulit, pengelola mengalami kesulitan, pedagang juga mengalami kesulitan, maka bijak dalam menentukan sikap," kata Firdaus dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Jumat (10/9/2021).
Lebih lanjut, ia meuturkan bahwa dalam kondisi sulit pengelola mungkin bisa memberi keringanan bagi pedagang.
Adanya keringanan tentu mempertimbangkan kemampuan dari pedagang dan kebutuhan pengelola.
"Sebagai kepala daerah hanya bisa mengimbau kedua belah pihak untuk bijak dan sabar, ini ujian," sebut Firdaus.
Untuk diketahui, Pekanbaru kini memasuki PPKM level 3. Wali Kota pun berharap kondisi ini bisa memulihkan perekonomian ke depan.
Firdaus menyebut kondisi perekonomian berangsur pulih terutama sektor ekonomi kerakyatan.
Begitu juga sektor pertanian dan perkebunan seiring membaiknya harga kedua komoditi di sektor tersebut.
Berita Terkait
-
Beredar Wajah Pelaku Penculikan Anak di Pekanbaru, Ini Kata Kapolresta
-
Antisipasi Kebakaran, Rutan Pekanbaru Periksa Jaringan Listrik
-
Pedagang STC Pekanbaru Kompak Tutup Toko, Ternyata Ini Alasannya
-
Besok, Sekolah di Pekanbaru Mulai Gelar Pembelajaran Tatap Muka
-
Varian Delta Mengkhawatirkan, Warga Pekanbaru Diminta Selalu Waspada
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
Jaga Tubuh Makin Bugar, BRI Kartu Kredit Beri Diskon 25% untuk Minuman Boost
-
Dua Pekan, Penderita ISPA di Riau Tembus Belasan Ribu Dampak Kabut Asap
-
Kabupaten-Kota di Riau Diminta Sesuaikan Pembelajaran Imbas Kabut Asap
-
Remaja 14 Tahun di Bengkalis Bacok Tukang Ojek Gegara Ongkos
-
Sejumlah Taman Kota di Pekanbaru Ditutup Imbas Kabut Asap Karhutla