SuaraRiau.id - Keberadaan truk-truk Over Dimension Over Loading (ODOL) menjadi sorotan Anggota Komisi IV DPRD Riau, Nurzafri.
Ia meminta ketegasan dari pihak-pihak yang terkait dalam pengelolaan dan pemeliharaan jalan di Riau.
Bahkan, Nurzafri menyebut ada pihak-pihak yang melindungi truk ODOL sehingga penindakan terhadap mereka sulit dilakukan.
"Perlu ada ketegasan dari pihak-pihak terkait. Jangan nanti kita razia ke lapangan muncul para beking yang melindungi truk melebihi kapasitas ini, sia-sia jadinya," ujar Nurzafri pada Rabu (14/4/2021) dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com.
Ia mengungkapkan harus ada kerja sama untuk memperbaiki kualitas jalan sekaligus mencegah jalan tersebut rusak kembali.
Nurzafri mengatakan bahwa Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Dinas Perhubungan sangat berperan.
"Kita minta semua pihak berpartisipasi sehingga jalan dan ODOL ini bisa diselesaikan dengan baik. Bukan hanya PUPR tetapi juga Dinas Perhubungan terkait di sini," sebut dia.
Menurutnya, harus ada ketegasan dalam mengawasi truk ODOL. Sehingga jalan yang sudah diperbaiki tidak lagi rusak dan permasalAhan terus berulang.
"Kita ingin jalan yang baik tetapi pengawasan minim sehingga truk-truk melebihi tonase itu tetap lalu lalang di jalan," ujar Nurzafri.
Lebih lanjut, Nurzafri berujar bahwa dirinya sempat turun ke lapangan dan melakukan inspeksi ke jembatan timbang.
Dalam inspeksinya ia menerima laporan petugas yang sering berbentutran dengan beking-beking ODOL yang membuat mereka tak berdaya melarang ODOL beroperasi.
"Mereka bercerita tenaga mereka terbatas, pengawas mereka terbatas. Bahkan pernah juga berbenturan dengan pihak lain. Ada beking, dengan kelebihan tonase bisa lewat," tutup Nurzafri.
Berita Terkait
-
Pengusaha di Riau Diingatkan Bayar Penuh THR Karyawan
-
LAM Riau Minat Kelola Blok Rokan, Anggota DPRD Berharap Ada Tenaga Ahli
-
Bahayakan Warga, Aparat Diminta Rutin Razia Balap Liar di Pekanbaru
-
Riau Bakal Punya Bank Syariah, Rencana April Di-launching
-
Sah! Yulisman dan Agung Nugroho Resmi Jadi Pimpinan DPRD Riau
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Siswa di Kuansing Belajar dari Rumah Dampak Parahnya Kabut Asap Karhutla
-
Kualitas Udara Buruk, Pekanbaru Resmi Berstatus Tanggap Darurat Bencana Karhutla
-
Perkuat Koperasi, Gerakkan Ekonomi Rakyat, Dirut BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka
-
Kabut Asap: Kasus ISPA Riau Tembus 1.960, Pekanbaru dan Pelalawan Tertinggi
-
Stafsus Menhut Raja Juli Mangkir dari Pemeriksaan, KPK Ungkap Alasannya