SuaraRiau.id - Dalam waktu dekat, Bank Riau Kepri (BRK) akan berubah dari konvensional menjadi bank syariah. Ketua Panitia Khusus (Pansus) Karmila Sari menyampaikan target launching BRK Syariah pada bulan April.
Sedangkan, kata Karmila, target dari DPRD sendiri diusahakan pada bulan Februari ini. Yaitu setelah melewati berbagai macam tahapan untuk dapat menggesa BRK konvensional menuju BRK Syariah.
Pihaknya juga telah banyak belajar dari NTB Syariah yang sudah lebih dulu menjalankan Perbankan Syariah.
"Ya itu Bulan April target launching, kalau kami dari DPRD Riau targetnya Februari ini," tegas Karmila Sari dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Senin (1/2/2021) usai acara di Ruang Melati Kantor Gubernur Riau.
Dikatakan Karmila, kalau ada yang berpikiran ini adalah janji politik itu tidak sepenuhnya benar, karena secara peraturan OJK apabila unit usaha Syariah sudah berumur 15 tahun, dan kondisi sekarang kan sudah 17 tahun, unit usaha syariahnya Bank Riau Kepri.
"Itu apabila tidak membuat Bank Umum Syariah (BUS) nanti akan mungkin bisa mengoper unitnya ke bank lain. Nah, artinya kan apabila kita membentuk bank baru kan tidak memungkinkan, membutuhkan dana kurang lebih satu setengah triliun," ujar Ketua Fraksi Golkar ini.
Menurutnya, sebagai solusinya memang adalah dengan konversi total seperti dari konvensional menjadi syariah.
"Kami juga dari Pansus sudah banyak tahapan yang kami lalui, melalui kemarin sempat uji publik. Terus kami juga melalui zoom dengan PNKS, DPS, dalam waktu dekat dengan OJK," ujarnya
Ia melanjutkan nantinya pada Rabu ini akan berkoordinasi juga dengan pemegang saham DPS, dan komisaris, artinya Pansus tidak melihat perubahan ini hanya semata isi teoritis dalam kebijakan publiknya saja, bukan seperti itu.
"Tapi, kita akan melihat dari pada efek setelah kita menandatangani Perda ini, nah sementara Ranperda ini dalam bentuk perubahan. Arti kata tidak boleh melebihi 50 persen, dari total 11 pasal dari penambahan ataupun perubahan itu yang betul-betul kami akan ambil substansinya seperti apa," ucap dia.
Pihaknya juga menceritakan sempat juga melalui zoom, berkoordinasi dengan NTB Syariah.
"Kami bersyukur disitu, tidak hanya Dirut, Komisaris, juga berbagai Direktur, menyampaikan berbagai macam pengalaman," terangnya.
"Nah, artinya kita melihat dengan aset kita 28 Triliun, terus juga hasil dari pada RUPS mendukung untuk Syariah, kita Insya Allah yakin keberhasilan ini. Tapi, memang tetap pengawasan, terus juga perbaikan teknologi, tambahan modal, dan tentunya dukungan dari masyarakat," sambung Karmila.
Berita Terkait
-
BSI Tunjuk Bos Besar MUI jadi Komisaris, Dulu Pernah Kritik Prabowo Agar Keluar dari BoP
-
BSI Tebar Dividen Rp1,51 Triliun dan Angkat Komisaris Baru
-
Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya
-
Riau Jadi Titik Strategis, Menteri LH Gandeng Kepolisian Amankan Ekosistem Lingkungan
-
Mensos Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kepri
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
Terkini
-
Promo A&W Selama Mei 2026: Buy 1 Get 1 di Hari-hari Spesial
-
Jumlah Pengangguran di Riau Mencapai 137 Ribu Orang
-
Antre Pertalite di SPBU Siak sampai Berjam-jam, Eceran Susah Didapat
-
Tambah 50 Persen Kuota BBM, Pertamina Klaim Stok untuk Riau Aman
-
Penyeberangan Roro Bengkalis Resmi Gunakan Sistem Tiket Elektronik