- Serda RHP tewas di Pekanbaru pada Kamis malam, 5 November 2026, akibat dugaan tindak kekerasan.
- TNI AU menyelidiki kasus ini, memeriksa saksi, dan telah menyelesaikan otopsi jenazah korban pada Jumat siang.
- Jenazah korban akan diterbangkan menuju rumah orang tuanya di Sumatera Utara menggunakan pesawat TNI AU.
SuaraRiau.id - Seorang personel Skatek 045 Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Serda RHP tewas diduga akibat kekerasan pada Kamis (5/11/2026) malam.
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau), Marsma TNI Feri Yunaldi membenarkan penganiayaan hingga berujung maut anggota TNI AU tersebut.
"Sebagai langkah awal, TNI AU telah melakukan penyelidikan terhadap personel yang diduga terlibat serta meminta keterangan dari sejumlah saksi," jelasnya dalam keterangan pers, Jumat (6/11/2026).
Feri mengungkapkan, proses tersebut dilakukan untuk mengungkap secara objektif fakta, kronologi, dan pihak-pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.
Dia menyatakan, pihaknya tidak membenarkan segala bentuk tindak kekerasan yang bertentangan dengan hukum, disiplin, dan nilai-nilai keprajuritan.
"Tidak dapat dibenarkan dan semua pihak yang terbukti bertanggung jawab akan ditindak tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," sebut Feri.
Menurutnya, TNI AU berkomitmen menangani perkara ini secara profesional, transparan, dan akuntabel, serta memastikan proses penegakan hukum berjalan sesuai prosedur.
Feri menuturkan, perkembangan penanganan kekerasan terhadap korban akan disampaikan kepada publik sesuai dengan tahapan dan ketentuan yang berlaku.
TNI AU juga menyampaikan duka cita yang mendalam atas kematian Serda RHP.
"Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan dalam menghadapi musibah ini," ujar dia.
Feri menyampaikan, Jumat (6/11/2026) siang ini jenazah sudah selesai diotopsi untuk memastikan penyebab meninggalnya korban Serda RHP.
"Selanjutnya besok (Sabtu, 7/11/2026) akan diberangkatkan ke rumah orangtua almarhum di Humbang Hasundutan, Sumatera Utara menggunakan pesawat TNI AU," terangnya.