Profil Irjen Ahrie Sonta, Kadivkum Polri Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Presiden

Lantas, siapa sebenarnya Ahrie Sonta Nasution?

Eko Faizin
Rabu, 04 November 2026 | 11:23 WIB
Profil Irjen Ahrie Sonta, Kadivkum Polri Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Presiden
Irjen Pol Ahrie Sonta Nasution. [Facebook/Ahrie Sonta]
Baca 10 detik
  • Kepala Divisi Hukum Polri Irjen Ahrie Sonta ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan ilegal pada 3 November 2026.
  • Ahrie Sonta yang lahir tahun 1981 merupakan mantan ajudan Presiden Prabowo Subianto dan perwira tinggi kepolisian.
  • Penetapan tersangka terhadap Ahrie Sonta berkaitan dengan dugaan penyadapan tanpa prosedur serta akses ilegal oleh Bareskrim Polri.

SuaraRiau.id - Nama Irjen Pol Ahrie Sonta Nasution menjadi sorotan setelah disebut sebagai salah satu tersangka dalam kasus dugaan penyadapan ilegal yang menyasar sejumlah pejabat negara, pengusaha, media, tokoh politik, hingga Presiden Prabowo Subianto.

Kepala Divisi Hukum (Kadivkum) Polri tersebut dikabarkan ditetapkan sebagai tersangka bersama mantan Kapolri Jenderal LSP dan sejumlah petinggi kepolisian lainnya pada 3 November 2026.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyeret nama perwira tinggi Polri yang selama ini dikenal memiliki perjalanan karier cukup cemerlang. Ahrie juga pernah dipercaya menjadi ajudan Presiden Prabowo Subianto dari unsur Polri.

Lantas, siapa sebenarnya Ahrie Sonta Nasution?

Ahrie Sonta Nasution merupakan perwira Polri kelahiran Bandung, 2 April 1981. Ia menyelesaikan pendidikan Akademi Kepolisian (Akpol) pada 2002 dan tergabung dalam Batalyon Wicaksana Laghawa.

Melansir Batamnews--jaringan Suara.com, Ahrie Sonta kemudian menapaki berbagai penugasan di lingkungan kepolisian hingga menyandang pangkat inspektur jenderal atau jenderal bintang dua.

Dengan usia 45 tahun pada 2026, Ahrie disebut sebagai salah satu jenderal bintang dua termuda di lingkungan Polri.

Jabatan Kadivkum Polri mulai diembannya pada Oktober 2026 melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Ia menggantikan Irjen Agus Nugroho.

Sebelum menduduki posisi tersebut, Ahrie memiliki rekam jejak panjang di bidang reserse, pengamanan internal, hingga lingkungan pimpinan Polri.

Terlibat Pengungkapan Kasus Narkoba hingga Penangkapan Djoko Tjandra

Nama Ahrie mulai dikenal ketika bertugas di Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.

Pada 2018, saat menjabat Kepala Unit di Subdirektorat II, ia terlibat dalam pengungkapan lebih dari 100 kilogram narkotika dalam kurun waktu dua bulan.

Ia juga disebut turut berperan dalam pengungkapan sindikat narkoba asal Taiwan di perairan Tanjung Berakit, Pulau Bintan, Kepulauan Riau. Dalam kasus tersebut, aparat mengamankan barang bukti narkotika mencapai 1,6 ton.

Kariernya berlanjut ke Mabes Polri pada 2019. Saat itu, Ahrie bertugas sebagai Kepala Tim Monitoring Biro Pembinaan dan Operasional Bareskrim Polri.

Ia juga tercatat pernah terlibat dalam Satuan Tugas Khusus Operasi Nemangkawi di Papua serta operasi keamanan di Sulawesi Tengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini