PWNU Riau Sebut Gus Kikin Pikul Tugas Berat Jadi Ketum PBNU

Di sisi lain, sikap Gus Yahya yang melakukan perlawanan terhadap keputusan Syuriah PBNU.

Eko Faizin
Selasa, 01 September 2026 | 15:49 WIB
PWNU Riau Sebut Gus Kikin Pikul Tugas Berat Jadi Ketum PBNU
Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto ditemui langsung KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, Rabu (4/5/2022). [Beritajatim.com]
Baca 10 detik
  • Gus Kikin terpilih sebagai Ketua Umum PBNU dalam Muktamar ke-35 di Jombang, Jawa Timur.
  • Ketua PWNU Riau menyatakan Gus Kikin harus melakukan konsolidasi internal serta merukunkan kembali kalangan Nahdliyin.
  • Gus Kikin juga didorong untuk memperkuat kemandirian ekonomi organisasi melalui pembentukan bank dan maskapai penerbangan.

SuaraRiau.id - KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Muktamar ke-35 NU, Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Jombang, Jawa Timur.

Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Riau KH R Abdul Khalim Mahali menyebut Gus Kikin menghadapi tugas yang sangat berat setelah terpilih sebagai Ketua Umum PBNU.

"Tugas KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin sebagai nahkoda baru PBNU sangat berat. Di antaranya adalah konsolidasi internal organisasi serta menghadirkan NU yang adem dan rukun," ujar Kiai Mahali.

Pernyataan tersebut disampaikan Kiai Mahali seusai penutupan Muktamar NU yang turut dihadiri Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih.

Mahali menyampaikan, salah satu pekerjaan utama Gus Kikin adalah melakukan konsolidasi internal organisasi sekaligus mengembalikan suasana NU agar lebih teduh, rukun dan solid setelah dinamika internal yang terjadi sebelumnya.

Ia menilai dinamika di tubuh PBNU sejak November 2025 hingga keputusan jajaran Syuriah PBNU memberhentikan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya pada 26 November 2025 telah menimbulkan perhatian luas di tengah masyarakat.

Kiai Mahali menyebut persoalan tersebut merupakan dinamika yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah PBNU.

Di sisi lain, sikap Gus Yahya yang melakukan perlawanan terhadap keputusan Syuriah PBNU juga dinilai menjadi bagian dari dinamika yang cukup serius.

"Terlepas Syuriah PBNU benar dan Gus Yahya punya hak membela diri, dinamika di tubuh PBNU telah menimbulkan eskalasi dan perpecahan serius di kalangan Nahdliyin. Inilah yang harus dirukunkan secara masif oleh Ketum PBNU baru," tegasnya.

Selain konsolidasi internal, Kiai Mahali menyebut Gus Kikin juga menghadapi tantangan besar dalam memperkuat kemandirian ekonomi organisasi.

Ia mendorong NU untuk memiliki lembaga perbankan, maskapai penerbangan serta membentuk satuan tugas yang khusus menangani inventarisasi dan pemulihan aset NU di seluruh Indonesia.

Menurutnya, secara potensi jumlah warga NU yang besar dapat menjadi kekuatan ekonomi apabila dikelola secara profesional.

Mahali mencontohkan, jika terdapat 125 juta warga NU dan masing-masing memberikan iuran Rp100 ribu, maka dana yang terkumpul mencapai Rp12,5 triliun.

"Jika jumlah warga NU adalah 125 juta secara statistik dan iuran Rp100 ribu per orang, maka terkumpul dana Rp12,5 triliun. Sangat cukup untuk mendirikan bank dan NU airline. Inilah di antara tugas berat Ketum PBNU yang baru," paparnya.

PWNU Riau, kata Mahali, juga berharap Gus Kikin menerapkan pola kepemimpinan yang inklusif dengan merangkul seluruh elemen Nahdliyin serta menghindari praktik eksklusivisme dalam menjalankan roda organisasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini