- Anak gajah Domang di Taman Nasional Tesso Nilo menjadi viral dan meningkatkan perhatian publik terhadap gajah Sumatera.
- Populasi gajah Indonesia menurun drastis akibat konversi hutan, pembangunan infrastruktur, perburuan ilegal, serta ancaman virus mematikan.
- Menteri Kehutanan melaporkan enam kematian gajah sejak November 2025 hingga Juni 2026 di kawasan konsesi.
Kasus ini, antara lain, menimpa gajah Tari di TNTN dan Laila di Pusat Konservasi Gajah Sebanga, Riau.
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni belum lama ini juga kembali menyoroti penemuan bangkai gajah di sebuah perkebunan sawit di Aceh.
Menhut menyebut kejadian tersebut menunjukkan masih ada hal yang perlu diperbaiki dalam upaya konservasi di Indonesia.
Raja Juli merujuk pada publikasi Kemenhut yang melaporkan sedikitnya enam gajah mati dalam periode November 2025 hingga Juni 2026.
Temuan kematian gajah, maupun satwa dilindungi lainnya, di wilayah konsesi perkebunan dan pertambangan menjadi sinyal kuat bahwa upaya mengembalikan kawasan hutan sebagai rumah yang aman bagi satwa dan manusia perlu dilakukan dengan lebih serius. (Antara)