Tapir Mati Mengenaskan di Areal Perusahaan, Diduga Ditabrak Truk Besar

Meski demikian, pihak berwenang memastikan bahwa peristiwa ini murni kecelakaan fatal dan bukan ulah para pemburu liar.

Eko Faizin
Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:49 WIB
Tapir Mati Mengenaskan di Areal Perusahaan, Diduga Ditabrak Truk Besar
Seekor tapir jantan ditemukan mati di areal Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Estate Baserah, Kuansing. [Ist]
Baca 10 detik
  • Seekor tapir jantan ditemukan mati di areal PT RAPP, Kuantan Singingi (Kuansing) pada Selasa malam, 16 Juni 2026.
  • Hasil autopsi menunjukkan tapir tewas akibat tertabrak kendaraan bermuatan besar di jalan koridor milik perusahaan tersebut.
  • BBKSDA Riau mendesak perusahaan memasang rambu perlintasan dan membatasi kecepatan kendaraan guna melindungi satwa di kawasan hutan.

SuaraRiau.id - Seekor tapir jantan ditemukan mati di areal Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Estate Baserah, Kuantan Singingi (Kuansing), Selasa (16/6/2026) .

Lokasi penemuan hewan bernama latin Tapirus indicus tersebut ternyata hanya berjarak sekitar dua kilometer dari batas luar kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).

Hasil autopsi visual dan pemeriksaan oleh dokter hewan BBKSDA Riau mengungkapkan adanya luka robek di bagian pinggul serta paha kiri, ditambah luka parah di perut sebelah kanan.

Kepala Bidang Teknis BBKSDA Riau, Ujang Holisudin, membeberkan bahwa kematian tapir karena ditabrak  kendaraan roda empat atau truk bermuatan besar.

"Berdasarkan pola luka dan trauma fisik yang ditemukan, tapir malang ini diduga kuat mati seketika setelah dihantam dengan keras oleh kendaraan roda empat atau truk bermuatan besar yang melintas dengan kecepatan tinggi di jalan koridor perusahaan tersebut," katanya, Jumat (19/6/2026).

Meski demikian, pihak berwenang memastikan bahwa peristiwa ini murni kecelakaan fatal dan bukan ulah para pemburu liar.

Pemeriksaan bersama yang melibatkan Kapolsek Logas Tanah Darat, Polisi Kehutanan, serta staf Balai TNTN memastikan tidak ada kesengajaan.

Atas kejadian ini, BBKSDA Riau mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh perusahaan yang beroperasi membelah habitat satwa.

"Kami mengimbau agar rambu-rambu perlintasan satwa segera dipasang dan kecepatan kendaraan dibatasi secara ketat. Sebagai salah satu spesies kunci pengingat keseimbangan ekosistem hutan Sumatra, hilangnya satu tapir dewasa adalah tamparan keras bagi masa depan hutan kita yang kian terfragmentasi," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini