BBKSDA Riau Halau 11 Gajah yang Masuk Pemukiman, Rusak Kebun Semangka

Pihaknya melakukan penggiringan satwa menggunakan bunyi-bunyian.

Eko Faizin
Minggu, 31 Mei 2026 | 20:52 WIB
BBKSDA Riau Halau 11 Gajah yang Masuk Pemukiman, Rusak Kebun Semangka
Petugas BBKSDA Riau menggiring gajah sumatera yang masuk pemukiman dan kebun warga di Pekanbaru. [Dok BBKSDA Riau]
Baca 10 detik
  • Belasan gajah liar masuk ke pemukiman hingga rusak kebun di Pekanbaru.
  • Ditemukan kerusakan lahan semangka kurang lebih 1,5 hektare milik warga.
  • Kelompok gajah berjarak sekitar 500 m dari Hutan Lindung Sultan Syarif Hasyim.

SuaraRiau.id - Sebanyak 11 gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) masuk area perkebunan dan pemukiman warga Kelurahan Muara Fajar Barat, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Sabtu (30/5/2026) malam.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Mitigasi Konflik Satwa BBKSDA Riau bergerak ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan.

Kepala BBKSDA Riau, Supartono menjelaskan bahwa berdasarkan hasil identifikasi Tim lapangan, ditemukan kerusakan pada lahan semangka seluas kurang lebih 1,5 hektare milik warga.

"(Kerusakan itu) diduga terjadi beberapa malam sebelumnya akibat aktivitas gajah liar," ujarnya, Minggu (31/5/2206).

Supartono menyatakan, tim juga menemukan satu kelompok gajah liar yang berjumlah sekitar 11 ekor berada di area kebun durian dan semak belukar.

"Lokasi keberadaan kelompok gajah tersebut berjarak sekitar 500 meter dari kawasan Hutan Lindung Sultan Syarif Hasyim," jelasnya.

Sebagai langkah mitigasi, kata Supartono, pihaknya melakukan penggiringan satwa menggunakan bunyi-bunyian serta melaksanakan penjagaan dan blokade pada jalur masuk gajah menuju areal perkebunan dan permukiman warga.

Upaya tersebut dilakukan dengan memanfaatkan api unggun pada titik-titik yang diduga menjadi lintasan gajah.

Tim juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas, khususnya pada malam hari, mengingat gajah merupakan satwa yang lebih aktif pada waktu tersebut.

"Masyarakat diminta untuk tidak melakukan tindakan anarkis terhadap gajah karena satwa ini merupakan satwa liar yang dilindungi oleh peraturan perundang-undangan," pesannya.

Hingga dini hari, upaya penggiringan yang dilakukan tim berhasil mengarahkan kelompok gajah kembali menuju area pinggiran Taman Hutan Raya Sultan Syarif Hasyim.

Namun demikian, potensi kemunculan kembali gajah di areal perkebunan warga masih terbuka, sehingga pemantauan dan langkah mitigasi lanjutan akan terus dilakukan oleh tim bersama para pihak terkait.

BBKSDA Riau mengajak seluruh masyarakat untuk terus berperan aktif dalam melaporkan keberadaan satwa liar yang berpotensi menimbulkan konflik serta mendukung upaya konservasi melalui tindakan yang aman dan tidak melakukan tindakan anarkis terhadap satwa yang dilindungi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini