Anak Pejabat Riau Positif Ganja Gegara Hirup Asapnya, Amankah Pemusnahan Narkoba?

Nah bagaimana jika residu atau asap pemusnahan narkoba dihirup masyarakat?

Eko Faizin
Minggu, 31 Mei 2026 | 10:27 WIB
Anak Pejabat Riau Positif Ganja Gegara Hirup Asapnya, Amankah Pemusnahan Narkoba?
Ilustrasi pemusnahan ganja kering hasil sitaan. [Antara]
Baca 10 detik
  • Anak bupati di Riau dinyatakan positif ganja karena terpapar asap bikin heboh.
  • Namun, BNN menjelaskan pemusnahan aman dengan alat insinerator bersuhu tinggi.
  • Dengan alat ini, masyarakat bisa menghirup karena tidak mengandung jejak narkotika

SuaraRiau.id - Pernyataan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Pekanbaru Kombes Wawan terkait anak bupati di Riau positif ganja lantaran terpapar asap rekannya dalam toilet menuai polemik.

Nah bagaimana jika residu atau asap pemusnahan narkoba dihirup masyarakat?

BNN memastikan asap hasil pemusnahan itu aman untuk dihirup termasuk ganja menggunakan insinerator bersuhu tinggi.

"Asap yang keluar dari fasilitas pemusnah narkotika tidak mengandung jejak narkotika dan aman untuk dihirup," kata Kepala BNN Lampung Brigjen Pol Budi Wibowo dikutip dari Riauonline--jaringan Suara.com.

Budi menjelaskan, asap yang dihasilkan dari proses pembakaran tidak lagi mengandung zat narkotika karena seluruh molekul telah dihancurkan dalam proses pemanasan bertingkat.

Dia menjelaskan pemusnahan dilakukan menggunakan alat insinerator dengan sistem pembakaran dua tungku. Proses tersebut dirancang agar seluruh kandungan narkotika benar-benar terurai sempurna sebelum asap dilepaskan ke udara.

"Pemusnahan dilakukan dengan menggunakan alat insinerator dengan prinsip kerja sistem pembakaran dua tungku," sebut Budi.

Ia menjelaskan, pembakaran tahap pertama berlangsung pada suhu sekitar 600 hingga 850 derajat celcius. Pada tahap ini, molekul narkotika mulai terurai menjadi partikel-partikel halus.

Selanjutnya, sisa pembakaran diproses kembali pada tungku kedua dengan suhu lebih tinggi, yakni 850 hingga 1100 derajat celcius. BNN mengklaim suhu tersebut mampu menghancurkan seluruh sisa molekul narkotika.

"Tungku ini memastikan bahwa semua molekul narkotika yang masih tersisa benar-benar hancur," ujarnya.

Budi mengatakan kedua tungku bekerja secara berurutan untuk memastikan tidak ada molekul yang lolos tanpa proses penghancuran.

"Proses ini berlangsung minimum selama 2 detik untuk memastikan tidak ada molekul yang lolos tanpa mengalami pemecahan," kata Budi.

Setelah melewati dua tahap pembakaran, zat narkotika disebut berubah menjadi senyawa sederhana seperti karbon dioksida dan uap air melalui proses oksidasi sempurna.

Budi juga menyebut teknologi insinerator yang digunakan telah dilengkapi sistem kontrol emisi dan memenuhi standar internasional dalam pemusnahan barang berbahaya.

"Mampu menghancurkan 99,99 persen jejak narkotika," ucap dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini