Anak Pejabat Riau Positif Ganja gegara Hirup Asap di Toilet, Cuma Direhabilitasi

Namun, AF tidak terbukti menggunakan ganja secara langsung maupun terlibat dalam jaringan peredaran narkotika.

Eko Faizin
Kamis, 28 Mei 2026 | 15:13 WIB
Anak Pejabat Riau Positif Ganja gegara Hirup Asap di Toilet, Cuma Direhabilitasi
Anak pejabat dan selebgram Pekanbaru dan diduga pesta narkoba di tempat hiburan malam. [Ist]
Baca 10 detik
  • Seorang anak pejabat di Riau diamankan saat pesta narkoba di tempat hiburan malam.
  • Pria berinisial AF itu ditangkap bersama belasan orang lain, termasuk selebgram Pekanbaru.
  • Anak bupati tersebut dinyatakan positif ganja karena diduga menghirup asap di toilet.

SuaraRiau.id - Sosok AF, anak pejabat di Riau yang diamankan saat pesta narkoba bersama selebgram dan belasan orang lainnya dinyatakan positif etomidate dan ganja.

Kepala BNN Pekanbaru, Kombes Pol Wawan Setiawan menyatakan hasil tersebut berdasarkan dari asesmen terpadu yang dilakukan BNN Kota Pekanbaru.

Namun, AF tidak terbukti menggunakan ganja secara langsung maupun terlibat dalam jaringan peredaran narkotika.

"Tetapi untuk ganja, dia tidak menggunakan ganja, termasuk juga dibenarkan dengan keterangan dua orang pengguna ganja lainnya," kata Kepala BNN Pekanbaru, Wawan, Selasa (26/5/2026).

Kepala BNN Pekanbaru mengungkapkan berdasarkan hasil pendalaman, ditemukan AF diduga terpapar asap ganja saat berada di dalam toilet tempat dua tersangka lainnya yang mengisap ganja.

"Kok bisa tidak menggunakan ganja, tapi tiba-tiba positif? Ternyata, dua tersangka yang menggunakan ganja, mereka mengisap ganja di dalam toilet. Lalu AF masuk ke toilet," sebut Wawan.

BNN Pekanbaru juga telah meminta penjelasan medis kepada dokter perihal kemungkinan seseorang dinyatakan positif ganja akibat menghirup asap dalam ruangan tertutup.

"Dan saya tanya ke dokter, apakah bisa positif ganja jika situasinya seperti itu, menghirup asap di udara? Ternyata bisa. Dan yang bersangkutan mengaku tidak menggunakan ganja," terang Wawan.

Berdasarkan hasil asesmen gabungan dari tim hukum dan tim medis, AF dinyatakan tidak terlibat jaringan narkotika dan masuk kategori pengguna narkotika ringan.

Wawan menyampaikan jika 11 tersangka hanya berstatus sebagai pengguna dengan kategori ringan dan dinyatakan tidak terlibat jaringan peredaran narkotika. Belasan orang itu, termasuk anak bupati dan selebgram Pekanbaru.

"Mereka direkomendasikan rehabilitasi rawat jalan di BNN Pekanbaru maupun BNN Riau," ungkapnya.

Sementara dua lainnya yang tertangkap dalam penggerebekan, memiliki daun ganja kering seberat 9,8 gram serta empat cartridge, dan ganja kering seberat 1,2 gram.

Wawan menyatakan, sebagian besar perempuan yang menjadi tersangka merupakan pengguna pertama dan diduga tidak mengetahui yang dikonsumsi mengandung narkotika.

Sementara Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Muharman Artha menyampaikan 13 orang ini ditangkap saat razia gabungan TNI-Polri pada Sabtu (23/5/2026) malam hingga Minggu (24/5/2026) dini hari.

"Dari razia gabungan yang dilakukan aparat TNI-Polri, sebanyak 13 orang diamankan dan seluruhnya dinyatakan positif narkotika berdasarkan hasil tes urine," katanya Selasa (26/5/2026).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini