- Polisi menyatakan kerusuhan di rumah diduga bandar narkoba di Rokan Hilir mereda.
- Aksi warga hingga berujung perusakan dipicu kekecewaan terhadap peredaran narkoba.
- Video kejadian tersebut viral di media sosial hingga publik mengkritik kinerja aparat.
SuaraRiau.id - Unjuk rasa warga Panipahan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) di depan rumah terduga bandar narkoba mereda setelah sempat terjadi aksi perusakan dan pembakaran, Jumat (10/4/2026).
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad memastikan kondisi saat ini telah kembali kondusif meski sempat memanas.
"Aspirasi masyarakat diterima secara terbuka oleh Kapolsek Panipahan bersama jajaran Polres Rokan Hilir sekitar pukul 14.00 WIB," katanya, Sabtu (11/4/2026).
Massa sekitar 150 orang menyampaikan tuntutan terkait dugaan maraknya peredaran narkotika di wilayah tersebut.
Namun, situasi berubah usai aksi, ketika sekelompok warga mendatangi rumah seorang warga berinisial A yang diduga terkait jaringan narkoba.
Di lokasi, massa melakukan pelemparan, mengeluarkan barang dari dalam rumah, hingga membakarnya di depan rumah. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut.
Di sisi lain, video ratusan warga menyerbu rumah diduga milik bandar sabu di Panipahan viral di media sosial.
Salah satunya dalam video yang dibagikan akun Instagram @lengahdikit.
Melansir Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, konten tersebut dipenuhi beragam komentar tajam dari warganet.
Banyak di antaranya mengungkapkan kekecewaan hingga ketidakpercayaan terhadap aparat penegak hukum (APH) dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah tersebut.
"Bukti masyarakat sudah jengah dengan aparat penegak hukum," tulis warganet.
Komentar lain juga menyebutkan bahwa warga dinilai sudah tidak lagi percaya pada kinerja aparat dalam menangani kasus narkoba.
"Terbukti, aparat tidak berdaya karena mereka juga oknumnya," sahut yang lain.
Komentar lain juga menyinggung soal laporan masyarakat yang disebut-sebut tidak mendapat respons.
"Sudah beberapa kali dilaporkan, tapi tidak didengar," ungkap netizen.