- Harga kelapa sawit mitra swadaya di Riau mengalami kenaikan.
- Kenaikan tertinggi terjadi pada sawit umur 9 tahun yakni Rp160,47 per kg.
- Sementara harga penjualan CPO tercatat naik sebesar Rp491,32 per kg.
SuaraRiau.id - Harga kelapa sawit mitra swadaya di Riau kembali mengalami kenaikan signifikan menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026 atau periode 18 hingga 31 Maret 2026.
Kenaikan harga Tandan Buah Segar (TBS) terjadi pada umur 9 tahun yakni menjadi Rp3.842,69 per kilogram dan berlaku untuk dua minggu ke depan.
“Kenaikan harga minggu ini lebih disebabkan karena faktor naiknya harga CPO dan kernel,” kata Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau, Defris Hatmaja, Selasa (17/3/2026).
Kenaikan tertinggi terjadi pada kelompok umur 9 tahun sebesar Rp160,47 per kilogram atau naik 4,36 persen dibandingkan periode sebelumnya.
"Pada periode ini, indeks K yang digunakan sebesar 92,66 persen dengan harga cangkang Rp22,60 per kilogram," sebutnya.
Dari sisi pasar, harga penjualan CPO tercatat naik sebesar Rp491,32 per kilogram, sementara harga kernel melonjak hingga Rp1.259,07 per kilogram dibandingkan periode sebelumnya.
Harga rata-rata CPO KPBN periode ini ditetapkan sebesar Rp15.435,00 per kilogram, sedangkan harga kernel KPBN sebesar Rp14.660,00 per kilogram.
Sementara itu, harga rata-rata yang digunakan dalam penetapan mencapai Rp15.267,68 per kilogram untuk CPO dan Rp15.504,00 per kilogram untuk kernel.
Berikut daftar harga sawit mitra swadaya Riau periode 18-31 Maret 2026:
Umur 3 tahun: Rp2.980,84 per kg
Umur 4 tahun: Rp3.320,92 per kg
Umur 5 tahun: Rp3.560,16 per kg
Umur 6 tahun: Rp3.696,19 per kg
Umur 7 tahun: Rp3.779,97 per kg
Umur 8 tahun: Rp3.825,30 per kg