- Jeni Rahmadial Fitri dikenal di dunia kontes kecantikan sejak tahun 2016.
- Wanita kelahiran Bukittinggi ini merupakan finalis Puteri Indonesia Riau 2024.
- Imbas dari kasus praktik medis ilegal, gelar Puteri Indonesianya dicabut.
SuaraRiau.id - Sosok Jeni Rahmadial Fitri, finalis Puteri Indonesia Riau 2024 harus menjalani penahanan polisi lantaran diduga melakukan praktik medis ilegal di Pekanbaru dan Batam.
Sebelum tersandung kasus hukum, Jeni Rahmadial Fitri dikenal sebagai sosok yang berprestasi di dunia kontes kecantikan sejak tahun 2016 melalui ajang Miss Teen Riau.
Jeni Rahmadial Fitri dikenal sebagai finalis Puteri Indonesia 2024 yang mewakili Provinsi Riau dengan latar belakang pendidikan dan karier yang kuat.
Dia berasal dari Bengkalis dan menyelesaikan pendidikan Sarjana Sastra Inggris yang mendukung kemampuan komunikasinya di berbagai panggung.
Jeni Rahmadial Fitri merupakan perempuan kelahiran Bukittinggi 11 Januari 1998 yang memiliki tinggi badan 173 sentimeter serta dikenal berkepribadian percaya diri.
Selain aktif di dunia pageant, dia juga dikenal sebagai pengusaha muda yang menjabat Direktur PT Arauna Beauty Clinic.
Karier Jeni di dunia kontes kecantikan dimulai sejak remaja dan terus berkembang hingga mencapai tingkat nasional dan internasional.
Dia pernah meraih Runner Up 1 Putri Pariwisata Indonesia 2019 serta menyandang gelar Putri Pariwisata Culinary Indonesia.
Pada tahun 2018, Jeni menjadi Dara Riau yang memperkuat citranya sebagai representasi generasi muda berprestasi di tingkat daerah.
Pengalaman internasionalnya termasuk mengikuti ajang Iam Model Search International di Malaysia yang memperluas eksposur globalnya.
Selama kompetisi, Jeni tampil menonjol berkat kemampuan public speaking yang baik serta pembawaan elegan di atas panggung.
Dia juga aktif mempromosikan potensi wisata Riau, khususnya kuliner dan keindahan pesisir Bengkalis yang menjadi identitas daerahnya.
Dalam kompetisi tersebut, Jeni berhasil masuk Top 3 Catwalk Challenge berkat teknik berjalan yang kuat dan percaya diri.
Prestasi tersebut memperkuat posisinya sebagai salah satu finalis yang diperhitungkan dalam ajang Puteri Indonesia 2024.
Ditahan setelah dijemput paksa