"Yang kami lakukan kemarin ada 8 titik sudah melakukan pemadaman di Kecamatan Tapung dan kami berpedoman untuk mengedepankan pencegahan. Kami butuh pendataan pemilik lahan, karena memang Faktor kebakaran ini merupakan kesengajaan manusia," kata dia.
Ia juga menjelaskan, aspek selanjutnya dalam pencegahan ini tentu kami sangat membutuhkan ketersediaan air, karena sumber ini sangat penting dalam karhutla tersebut.
"Dan terakhir dengan data pemilih lahan ini, harapan kami perlunya kesadaran penindakan Hukum, bersama Polda Riau kami komit untuk tegas siapa yang membakar lahan dapat ditindak lanjuti," sebut Ronald. (Antara)
Baca Juga:Bakar Lahan Milik PT PHR, Petani Sayur di Pekanbaru Ditangkap