Sederet Pro Kontra Kepemimpinan Syamsuar dan Edy Natar selama 2023

Di antaranya pembatalan perjalanan dinas Gubernur Riau dan rombongan pejabat Pemprov ke Jerman.

Eko Faizin
Selasa, 26 Desember 2023 | 18:50 WIB
Sederet Pro Kontra Kepemimpinan Syamsuar dan Edy Natar selama 2023
Gubernur Riau terpilih Syamsuar (kiri) dan Wakil Gubernur Riau terpilih Edi Natar Nasution (kanan) melambaikan tangan sebelum acara pelantikan di Istana Negara, Jakarta (20/2). . [ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay]

Syamsuar menuturkan bahwa anggaran dari PI 10 persen itu akan diterima oleh Pemprov Riau pada tahun 2023.

3. Sepekan jadi Plt Gubernur Riau, Edy Natar lantik pejabat
Sepekan menjabat Plt Gubernur Riau, Edy Natar Nasution sudah melantik puluhan pejabat di lingkungan Pemprov Riau. Hal itu untuk mengisi kekosongan kursi kepala daerah usai ditinggalkan Syamsuar.

Langkah Edy Natar dinilai seolah tak puas dengan kebijakan penempatan pejabat publik pada masa Syamsuar.

Pengamat Politik Aidil menjelaskan jika pelantikan dan mutasi susunan pejabat pada dasarnya adalah hal yang wajar.

Ia menyebut, pada hakikatnya proses mutasi, yang paling penting adalah bagaimana menempatkan orang yang tepat yang sesuai dengan kompetensinya dan posisi jabatannya.

"Pada hakikatnya proses mutasi merupakan sesuatu yang biasa dan wajar. Yang paling penting itu, orang yang ditempatkan sesuai dengan kompetensinya," ungkap Aidil, Sabtu (11/11/2023).

4. Pejabat baru diganti Edy Natar
Pelantikan sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Riau mengundang atensi. Pasalnya, pelantikan ini terkesan janggal karena ada sejumlah pejabat yang baru seminggu dilantik sudah dilantik lagi untuk menempati posisi berbeda.

Nama-nama tersebut seperti nama Firdaus yang baru saja menjabat sebagai Kepala UPT Samsat oleh Syamsuar, kini dilantik sebagai Kabid Pembinaan Guru di Dinas Pendidikan Riau.

Selain itu, terdapat juga nama Teguh Ikhsan yang dilantik Gubernur Riau Syamsuar pada 31 Oktober 2023 sebagai Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan Dishub Riau, kini posisinya sudah digantikan oleh Rionaldi Risti yang dilantik oleh Edy Natar Nasution pada Jumat kemarin.

Ada juga nama Slamat Haryadi (Kepala Bidang Pembangunan Sumber Daya Industri Kerjasama dan Promosi, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah) yang berbasib seperti Teguh, digantikan oleh Tengku Arif Lukman yang dilantik Edy Natar Nasution.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini