Jejaknya Bikin Resah, Kini Kemunculan Harimau di Pemukiman Warga Siak Terekam CCTV

Warga mengira harimau sumatera itu hanya menumpang lewat.

Eko Faizin
Jum'at, 20 Januari 2023 | 11:38 WIB
Jejaknya Bikin Resah, Kini Kemunculan Harimau di Pemukiman Warga Siak Terekam CCTV
Jejak harimau kembali ditemukan di Siak. [Suara.com/Alfat Handri]

SuaraRiau.id - Berapa waktu terakhir warga Suak Lanjut, Kabupaten Siak resah dengan adanya jejak harimau yang muncul di pemukiman mereka.

Mulanya, jejak harimau tersebut ditemukan warga pada Senin (16/1/2023) pagi di Tepian Sungai Jantan atau Sungai Siak.

Warga mengira harimau sumatera itu hanya menumpang lewat. Ternyata, sejak itu semakin banyak ditemui jejak harimau di beberapa titik tak jauh dari lokasi penemuan pertama.

Penghulu Kampung Suak Lanjut, Ilyas mengatakan pertama kali jejak itu ditemukan dibelakang rumah salah seorang warga di RT 06, belakangan ternyata pada Selasa dan Rabu lalu, warga lainnya juga menemukan jejak harimau di salah satu kebun masyarakat setempat.

Pada Rabu (18/1/2023), lanjut Penghulu Ilyas, seekor binatang diduga harimau terekam CCTV milik salah seorang warganya.

Dalam vidio itu terlihat harimau itu sedang asik berjalan di atas ponton yang sedang bersandar di tepian Sungai Siak.

Dikatakannya, pihak pemerintahan desa, Polsek Siak bersama BBKSDA Riau melakukan cek terhadap isi rekaman CCTV tersebut.

"Hasil dari analisa benar itu harimau, tapi belum bisa dipastikan jenisnya apa," kata Penghulu Kampung Suak Lanjut Ilyas, Kamis (19/1/2023).

Sejak kemarin, tambah Ilyas, pihaknya terua melakukan koordinasi dengan kepolisian dan BBKSDA Riau.

Terbaru, pihaknya melakukan cek lokasi turun langsung secara bersama ke lokasi mendeteksi titik titik jejak yang dilewati harimau.

"Sudah kita tinjau semua, ada tiga titik. Satu titik itu berdekatan dengan jejak yang pertama muncul. yang selanjutnya ditemukan di kebun warga dan masih jelas basah jejaknya itu," kata Ilyas.

Ilyas mengimbau, bagi masyarakat yang masih beraktifitas di Sungai Siak di wilayah titik lokasi jejak harimau untuk tetap waspada dan hati-hati.

"Kurangilah aktifitas yang turun ke sungai untuk sementara waktu, kalau bisa hentikan saja sementara ini untuk keselamatan," tuturnya.

BBKSDA Riau pasang kamera trap deteksi pergerakan harimau pada Kamis (19/1/2023) petang di salah satu titik yang ditemukan banyak jejak hewan dilindungi itu.

Terlihat jelas, banyak bekas jejak harimau di kebun warga tersebut. Dari jejak itu, terlihat harimau berjalan menuju ke arah semak belukar.

Jejak harimau itu terlihat lebih besar dibanding jejak harimau yang ditemukan di tepian Sungai Siak. Di sebelah jejak harimau di kebun warga itu juga ditemukan jejak kecil yang diduga jejak anak harimau.

Kabid Damkar BPBD Siak Irwan Priyatna mengatakan belum dapat memastikan terkait perbedaan jejak harimau yang beberapa waktu ini bikin resah warga.

"Belum bisa dipastikan ada harimau lain yang muncul antara yang di tepi sungai dengan yang di kebun ini," kata Irwan.

Yang pasti, kata Irwan, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap hati-hati dan waspada.

"Yang pasti tetap hati hati dan waspada," tuturnya.

Kontributor : Alfat Handri

News

Terkini

Kendaraan yang melintasi jalanan tersebut diminta untuk berhenti beberapa meter sebelum lokasi resepsi.

Lifestyle | 19:21 WIB

Pengunggah menyebutkan bahwa peristiwa tersebut terjadi di Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Lifestyle | 09:45 WIB

General Manager (GM) PT BSP, Ridwan tak menampik peristiwa itu menimpa empat orang pekerjanya.

News | 19:30 WIB

Warga di sana dihebohkan dengan isu penculikan anak di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 14 Gurun Laweh, Kecamatan Lubuk Begalung.

News | 16:20 WIB

Pria Budi menyatakan setelah ditelusuri polisi, ternyata video itu hoaks.

News | 11:49 WIB

Dari hasil penyelidikan dan olah TKP, diduga kuat korban meninggal karena memiliki riwayat penyakit jantung.

News | 09:36 WIB

Masyarakat pun meminta Penjabat (Pj) Bupati Kamsol bertindak tegas memberantas kasus yang dinilai memalukan itu.

News | 13:57 WIB

Dari video berdurasi 55 detik itu, buaya tersebut terlihat bergerak dan berenang perlahan.

News | 10:05 WIB

Diketahui, pembangunan yang terletak di simpang empat Garuda Sakti tersebut menggunakan dana APBN.

News | 08:15 WIB

Para peserta langsung terjun dibawa ke lapangan, Stadion Gelora Bung Karno (GBK), guna mengamati satu per satu sarana stadion.

News | 08:37 WIB

Sohibul menegaskan kembali jika dia berada dalam tim kecil merupakan utusan resmi partai.

News | 22:06 WIB

Dari 10 tersangka kasus narkoba tersebut salah satu tersangka adalah napi Lapas Pekanbaru.

News | 15:20 WIB

Pemeriksaan keempat saksi tersebut dilakukan penyidik KPK bertempat di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Riau.

News | 14:40 WIB

Namun, setelah ditunggu berhari-hari hingga saat ini tak kunjung ada kabar dari korban yang mengabarkan keberadaannya.

News | 13:34 WIB

"Kami tak tahu pasti ini gajah liar atau penangkaran, tapi dampaknya merusak kebun masyarakat," jelasnya.

News | 11:48 WIB
Tampilkan lebih banyak