SuaraRiau.id - Polsek Pinggir Bengkalis akhirnya mengungkap identitas sosok yang awalnya diduga ODGJ yang dibunuh dan dibakar oleh tersangka Hendra demi polis asuransi.
Pelaku dan istrinya Susiani kompak merekayasa kematiannya guna mencairkan asuransi terhadap dirinya. Pasangan suami istri (pasutri) membuat skenario yang mengorbankan orang lain.
Kapolres Bengkalis AKBP Indra Wijatmiko mengatakan bahwa sudah ada kerabat dari Mr X yang datang ke Polsek Pinggir guna memberitahukan kepada penyidik tentang identitas sebenarnya dari korban yg awalnya diduga sebagai ODGJ.
![Pasutri pelaku pembunuhan di Bengkalis. [Ist]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/11/01/32715-pasutri-pelaku-pembunuhan-odgj-di-bengkalis.jpg)
"Namanya Ilham usia 22 tahun, warga Jalan Utama Kelurahan Titian Antui, Kecamatan Pinggir, Bengkalis," katanya.
Menurut Kapolres, berdasarkan keterangan keluarga korban, ia memang sudah lama tidak pulang.
Masih berdasarkan keterangan keluarga korban, Ilham sebenarnya tidak ODGJ namun memang memiliki sedikit gangguan atau keterbelakangan mental.
"Ilham memang sering berada di seputaran Jalan Hang Tuah Duri. Keluarga berharap para tersangka diberikan hukuman yg pantas dan seberat-beratnya," ujarnya.
Pihak keluarga juga mengucapkan terimakasih kepada Kapolres Bengkalis dan jajaran yg telah mengungkap kasus rekayasa atas kematian korban tersebut serta berharap pelaku diberikan hukuman yang setimpal atas perbuatan yamg tidak manusiawi tersebut.
Kejahatan yang tidak manusiawi ini juga menjadi atensi AKBP Indra selaku Kapolres Bengkalis. Melalui Kapolsek Pinggir Kompol Ade Zaldi, Kapolres Bengkalis memberikan santunan kepada keluarga ILHAM (07/11/2022).
"Santunan ini mungkin tidak menghilangkan duka keluarga, namun sbg bentuk perhatian Polri kepada keluarga atas kejahatan kemanusiaan yg menimpa korban Ilham," ungkap Indra.
- 1
- 2