- Warga Pekanbaru menceritakan susahnya mendapatkan BBM di SPBU.
- Mereka harus mengantre panjang untuk mendapat bensin beberapa hari ini.
- Sementara Pertamina menyatakan ketersediaan BBM di Riau relatif aman.
SuaraRiau.id - Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan ketersediaan BBM di Riau mencukupi, meskipun terjadi peningkatan kebutuhan di sejumlah titik SPBU.
Meski demikian, antrean panjang masih terjadi belakangan ini di sejumlah wilayah Riau termasuk Ibu Kota Provinsi, Pekanbaru.
Antrean mengular terlihat di SPBU Jalan Paus, Marpoyan Damai, Pekanbaru. Kendaraan mobil dan sepeda motor menunggu giliran kurang lebih sepanjang 2 kilometer, Minggu (3/5/2026) pagi.
Pengendara mobil, Arrur menceritakan ia sudah melihat kondisi kelangkaan dan antrean BBM sejak 3 hari terakhir. Ia pun sengaja berangkat ke SPBU seusai salat Subuh
Namun ternyata, puluhan mobil sudah mengantre dari dua sisi.
"Awak (saya) kira dapat paling depan, karena SPBU belum buka. Eh tak tahunya sudah ratusan mobil dan motor ikut antrean. Dijumlahkan dua sisi bisa panjangnya 2 Km," katanya dikutip dari Riauonline--jaringan Suara.com.
Arrur menceritakan, antrean BBM juga terjadi di seluruh SPBU Pekanbaru dan wilayah Riau yang lain.
Di SPBU Jalan Sudirman, depan Hotel Pangeran, tuturnya, sebelum SPBU buka, pukul 06.00 WIB, sudah mengantre puluhan kendaraan.
Hal serupa juga lebih parah lagi terjadi di SPBU Imam Munandar, antara lain SPBU dekat Jalan Kelapa Sawit dan Bukit Barisan.
"Kemarin kita lihat antrean kendaraan mengular, capai 1 Km jika dijumlahkan motor dan mobil. Pertalite habis, motor dan mobil mau tak mau beli Pertamax Turbo, bukan Pertamax biasa di SPBU dekat Bukit Barisan," ceritanya.
Antrean mengular tak hanya di SPBU dalam Kota Pekanbaru, juga terjadi di Rimbo Panjang, Kampar, dan Pangkalan Kerinci.
Sementara itu, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut mengaku ketersediaan BBM di Riau mencukupi, meskipun terjadi peningkatan kebutuhan di sejumlah titik SPBU.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut Pertamina, Fahrougi Andriani Sumampouw menyampaikan peningkatan konsumsi BBM sejalan dengan meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang periode long weekend pada 1–3 Mei 2026.
Kondisi tersebut menyebabkan kepadatan di beberapa SPBU, terutama pada jam-jam tertentu.
"Sebagai langkah antisipatif, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut telah meningkatkan penyaluran BBM jenis Solar dan Pertalite hingga 20% dari rata-rata normal untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi selama periode tersebut," ungkapnya.