2.000 Hektare Kebun Karet di Jambi Beralih ke Sawit, Ini Alasannya

Saat ini untuk luas kebun karet di Jambi diperkirakan hanya mencapai 671 ribu hektare dan diperkirakan terus berkurang.

Eko Faizin
Kamis, 13 Oktober 2022 | 11:14 WIB
2.000 Hektare Kebun Karet di Jambi Beralih ke Sawit, Ini Alasannya
Ilustrasi kebun sawit. [Shutterstock]

SuaraRiau.id - Dinas Perkebunan Jambi mencatat sampai dengan tahun ini ada sekitar 2.000 hektare kebun karet rakyat yang mulai beralih ke kelapa sawit.

Hal itu terjadi karena faktor perbedaan harga kedua komoditas itu jauh berbeda.

Kepala Dinas Perkebunan Jambi, Agusrizal mengatakan harga karet yang membuat para petani karet beralih menanam sawit dan rela memotong pohon karet miliknya, kemudian diganti sama tanaman baru bibit sawit.

"Ini disebabkan karena murahnya harga karet dan sulitnya mendapatkan hasil jumlah yang maksimal dalam sekali nyadap akibat pengaruh cuaca dan penyakit tanaman karet itu membuat petani karet tidak mau menyadap karetnya," kata Agusrizal dikutip dari Antara, Kamis (13/10/2022).

Akibatnya, lanjut dia, luas kebun karet di Jambi menurun, sedangkan kebun sawit terus bertambah.

"Yang menarik para petani karet beralih ke sawit adalah karena tanaman sawit memiliki harga jual yang fantastis dan hasil panennya juga berlimpah, bila dibandingkan dengan karet untuk mendapatkan hasil panen maksimal susah dan ditambah tidak ada kenaikan harga dalam beberapa tahun terakhir ini," kata Agusrizal.

Apalagi harga TBS sawit di Jambi cukup menggiurkan di atas Rp2.000 dan ditambah bila sekali panen petani sawit bisa dapat dalam jumlah besar mencapai ton-an, dibandingkan harga karet hanya Rp7.000 per kilogram dan sulit menghasilkan dalam jumlah besar.

Saat ini untuk luas kebun karet di Jambi diperkirakan hanya mencapai 671 ribu hektare dan diperkirakan terus berkurang.

Sementara itu Misran salah satu petani karet yang beralih ke sawit di Kabupaten Tebo mengatakan selain batang pohon karet yang sudah tua dan rusak, kemudian hasil panen yang tidak maksimal, membuat ia beralih ke tanaman sawit yang lebih menjanjikan hasil dan pendapatan.

"Untuk kali ini ada beberapa haktare lahan kebun karet saya yang akan diganti ke tanaman sawit dan berharap dalam waktu dekat sudah bisa terlaksana," ungkap dia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini