Kemenag: Pengadilan Agama Tidak Sahkan Pernikahan Beda Agama

Selain itu, dia mengatakan, menurut fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) pernikahan beda agama hukumnya haram dan tidak sah.

Eko Faizin
Kamis, 29 September 2022 | 15:23 WIB
Kemenag: Pengadilan Agama Tidak Sahkan Pernikahan Beda Agama
Ilustrasi pernikahan beda agama. [pixabay.com/StockSnap]

SuaraRiau.id - Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan bahwa pengadilan agama tidak mengesahkan pernikahan beda agama, tetapi pengadilan negeri bisa memerintahkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk mencatatkan pernikahan tersebut.

"Pengadilan agama punya dasar untuk merekomendasikan, untuk bisa dicatatkan. Jadi ketika sudah mendapat persetujuan, orang yang nikah beda agama dicatatkan itu boleh, tapi tidak berarti pengadilan agama itu mengesahkan. Jadi undang-undang kita seperti itu," kata Direktur Jendral Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Kamaruddin Amin dikutip dari Antara, Kamis (29/9/2022).

Menurut dia, ketentuan tersebut tertuang dalam undang-undang tentang administrasi kependudukan dan undang-undang tentang perkawinan.

Selain itu, dia mengatakan, menurut fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) pernikahan beda agama hukumnya haram dan tidak sah.

Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kemenag Adib Machrus menjelaskan, kementerian telah membahas persoalan pernikahan beda agama dengan sejumlah pakar dalam forum diskusi.

Menurut dia, forum tersebut menyepakati bahwa sesuai dengan ketentuan dalam undang-undang perkawinan, pernikahan disebut sah apabila dilakukan berdasarkan hukum agama masing-masing.

"Itu disepakati sebagai norma umum tentang ketidakbolehan perkawinan beda agama. Ini menjadi dasar semuanya," kata dia.

Dia mengatakan bahwa para pakar juga sepakat pencatatan pernikahan beda agama di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil hanya dapat dilakukan dalam keadaan mendesak. (Antara)

News

Terkini

Diakui Indra, sejak kasus ini menghebohkan di tengah-tengah masyarakat ia terus memantaunya.

News | 12:22 WIB

Bernard menempuh perjalanan selama 1 jam 48 menit 55 detik untuk menjadi kampiun balap sepeda tersebut.

News | 11:11 WIB

Satlantas Polres Kampar saat ini masih melakukan pengejaran terhadap sopir truk yang melarikan diri.

News | 07:56 WIB

Menanggapi penolakan tersebut, Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai NasDem Riau, Dedi Harianto Lubis buka suara.

News | 16:23 WIB

Dedi Harianto mengatakan telah mengajukan permohonan perizinan tersebut ke Korps Bhayangkara.

News | 15:51 WIB

Akibatnya, dua penumpang pengendara sepeda motor meninggal dunia.

News | 12:06 WIB

Pembyaran dividen tersebut naik signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

News | 13:30 WIB

Pria bule itu tampak membantu membawakan tas berisi sejumlah barang dagangan dari seorang perempuan yang diduga sudah lanjut usia.

Lifestyle | 11:21 WIB

"Tersangka sudah diamankan di Mapolres Siak untuk tindakan lebih lanjut," tuturnya.

News | 08:43 WIB

Pada babak kedua, Meksiko mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu dan mampu mencetak gol melalui tendangan Henry Martin.

News | 07:12 WIB

Volume transaksi BRImo tembus hingga dua kali lipat.

News | 18:00 WIB

Sayangnya kedatangan Lesti Kejora ke kampung halamannya tak hanya disambut dengan komentar pujian.

Lifestyle | 06:48 WIB

Tonase terus naik di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu dan sering hujan.

News | 18:19 WIB

Transaksi digital yang semakin marak merupakan peluang dalam mencapai inklusi keuangan.

News | 17:00 WIB

Gaji tenaga honorer itu disalurkan ke setiap perangkat daerah, sehingga berapa jumlahnya belum diketahui.

News | 15:17 WIB
Tampilkan lebih banyak