facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sempat Mangkrak Tersandung Korupsi, Water Front City Kampar akan Dibangun Kembali

Eko Faizin Senin, 04 Juli 2022 | 07:48 WIB

Sempat Mangkrak Tersandung Korupsi, Water Front City Kampar akan Dibangun Kembali
Penjabat Bupati Kampar Kamsol meninjau lokasi Water Front City Bangkinang Kota. [ANTARA/Netty M]

Pembangunan Jembatan Water Front City tersebut sebelumnya sempat terhenti karena proyek itu dinilai bermasalah

SuaraRiau.id - Pj Bupati Kampar Kamsol menyatakan pihaknya akan membangun kembali Water Front City (WFC) yang sempat mangkrak akibat sejumlah permasalahan.

"Kerjasama Kementerian PUPR sesuai lobi anggota DPR RI Syahrul Adidi Ma'azat terhadap perencanaan pembangunan Water front City Bangkinang direncanakan akan kembali dilanjutkan," ujar Kamsol saat meninjau jembatan Bangkinang, Minggu (3/7/2022).

Pembangunan Jembatan Water Front City tersebut sebelumnya sempat terhenti karena proyek itu dinilai bermasalah setelah sejumlah pihak ditangkap aparat karena terindikasi melakukan korupsi di proyek tersebut.

Selain melakukan peninjauan ke kawasan itu, Kamsol juga melakukan peninjauan ke pasar dan jalan-jalan di seputaran Kota Bangkinang dengan berjalan kaki.

"Pelaksanaan pembangunan jembatan WFC ini dimulai dengan pembangunan turap dan Pemda Kampar akan bekerja sama dengan Kementerian PUPR melalui inisiasi anggota DPR RI," ujar Kamsol dikutip dari Antara, Minggu (3/7/2022).

Setelah selesai pembangunan turap, pembangunan akan dilanjutkan dengan pembangunan sarana olahraga santai dan kompleks pujasera di sekitar. Di areal tepi sungai nantinya juga akan disajikan makanan khas Kampar.

Pembangunan ini akansegera dilakukan guna menyambut pembukaan Tol Pekanbaru-Sumatera Barat pada tahun ini,dimana Bangkinang adalah salah satu pintu keluar tol tersebut.

"Dengan demikian, kendaraan dari Sumbar-Pekanbaru maupun sebaliknya bisa singgah di Bangkinang, inilah yang harus kita persiapkan," terangnya.

Dia mengatakan, dampak dari ini nantinya akan meningkatkan ekonomi masyarakat. Untuk itu, beruntung saat ini ada putra daerah yang menjadi anggota DPR RI sehingga bisa memperjuangkan hal ini.

Sementara, tentang Pasar Ramayana Bangkinang yang berada di sekitar Jembatan WFC saat ini masih kosong oleh penjual karena mereka lebih memilih berjualan di luar Ramayana.

"Kita akan pelajari kembali apa yang menjadi masalah pembeli tidak mau ke dalam Ramayana dan akhirnya penjual lari keluar Ramayana," terangnya.

Sementara itu, anggota DPR RI Syahrul Aidi Ma'azat akan sepenuhnya memperjuangkan pembangunan jembatan tersebut di Senayan.

"Melalui kementerian-kementerian terkait, kita akan selalu berupaya melakukan kerja sama dalam programnya untuk pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kampar," ujarnya. (Antara)

Komentar

Berita Terkait