Atas semuanya itu, Budi Satrya mengucapkan terima kasih kepada Pemda Siak, perangkat desa dan masyarakat karena telah berkolaborasi, sehingga pelaksanaan PTSL tahun 2022 khususnya di Kampung Muara Kelantan berjalan baik dan lancar.
"Mudah-mudahan kedepannya persoalan administrasi pertanahan di Siak dapat segera selesai," ungkapnya.
Dalam kunjungan itu, The Netherland Cadastre bertemu dan langsung berdiskusi dengan para pengumpul data pertanahan (Puldatan) untuk program PTSL Partisipasi Masyarakat (PM).
Disampaikan Senior Advisor The Netherland Cadastre, Rohan Bennett bersama jajaran Kementerian ATR/BPN telah mengunjungi beberapa tempat, mulai dari Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Barat hingga Kantor Pertanahan Kota Pekanbaru.
Rohan Bennet terlihat kagum saat melihat secara langsung proses PTSL di lapangan. Bahkan ia berkesempatan bertemu dengan masyarakat untuk berdiskusi terkait proses pendaftaran tanah.
“Hal penting bagi kami di sini adalah bagaimana melihat program bisa berjalan,” jelas Rohan Bennett.
Ditambahkan Rohan Bennett, pihaknya melakukan observasi tentang bagaimana proses yang terjadi antara masyarakat bersama dengan pemerintah dalam melakukan pendaftaran tanah.
“Ini merupakan kegiatan yang penting untuk pengakuan hak-hak masyarakat, sehingga dapat tercipta administrasi pertanahan yang lebih baik, stabil bahkan berkelanjutan,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Senior Advisor The Netherland Cadastre, Eva-Maria Unger begitu antusias untuk melihat bagaimana proses pemetaan pertanahan dengan metode partisipatoris atau yang lebih dikenal PTSL–PM.
“Empat tahun lalu, saya pernah mengikuti program pendaftaran tanah partisipatoris, Kementerian ATR/BPN juga mulai melakukan inisiasi ini dan sekarang sudah terealisasi,” ucapnya.