facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pertamina Klaim 95 Persen SPBU di Sumbagut Sudah Pakai MyPertamina

Eko Faizin Kamis, 30 Juni 2022 | 11:59 WIB

Pertamina Klaim 95 Persen SPBU di Sumbagut Sudah Pakai MyPertamina
Aplikasi MyPertamina. [MyPertamina.id, via ANTARA].

Agus mengakui untuk implementasi penjualan BBM bersubsidi melalui aplikasi digital MyPertamina secara penuh

SuaraRiau.id - Pemerintah melalui Pertamina bakal menerapkan penjualan BBM subsidi melalui aplikasi MyPertamina pada 1 Juli 2022.

Pertamina Patra Niaga Sumbagut menyatakan 95 persen Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) setempat sudah melayani MyPertamina.

"Dari laporan tim ritel Provinsi Riau totalnya ada 159 SPBU yang beroperasi, dimana untuk pelayanan melalui MyPertamina sudah bisa berjalan di angka 95 persen SPBU," kata Section Head Commrel PPN Sumbagut Agustiawan dikutip dari Antara, Kamis (30/6/2022).

Menurutnya, jelang 1 Juli 2022, Pertamina akan mulai menerima pendaftaran pengguna BBM bersubsidi melalui halaman website subsiditepat.mypertamina.id, hingga saat ini pihaknya masih dalam tahap sosialisasi registrasi, dan penyiapan sarana serta prasarana yang dibutuhkan.

"Karena ada beberapa kendala yang dijumpai di lapangan seperti di mesin Electronic Data Capture (EDC) dan jaringan internetnya," ujar dia.

Kemudian, dia juga menyebutkan Pertamina terus melakukan koordinasi dengan Pemda terkait serta dengan Hiswana Migas sebagai operator pelayanan SPBU di lapangan.

Agus mengakui untuk implementasi penjualan BBM bersubsidi melalui aplikasi digital MyPertamina secara penuh, tentu masih membutuhkan waktu dan persiapan.

Sementara itu, Area Manager Communication Relation & CSR Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga, Taufikurachman mengatakan pihaknya mengimbau agar masyarakat yang berhak menggunakan Pertalite dan Solar dapat melakukan pendaftaran di website. Hal ini dilakukan agar penyaluran BBM subsidi makin tepat sasaran dan tepat kuota.

"Pendaftaran dibuka pada 1 Juli 2022 mendatang dan akan kita terapkan dalam uji coba awal di lima provinsi, yakni Sumatera Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Jawa Barat, dan Daerah Istimewa Yogyakarta," ujarnya. (Antara)

Komentar

Berita Terkait