facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Mahathir Mohamad Klaim Kepri Bagian Malaysia, Anggota DPR: Kita Tak Boleh Terpancing

Eko Faizin Kamis, 23 Juni 2022 | 18:58 WIB

Mahathir Mohamad Klaim Kepri Bagian Malaysia, Anggota DPR: Kita Tak Boleh Terpancing
Mantan perdana menteri Malaysia Mahathir Mohamad meninggalkan Istana Negara di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (24/2). [Mohd RASFAN / AFP]

Statemen Mahathir Mohamad tersebut kemudian mendapat tanggapan dari sejumlah pihak.

SuaraRiau.id - Mantan perdana menteri Malaysia Mahathir Mohamad beberapa waktu lalu mengeluarkan pernyataan yang mengklaim Kepulauan Riau (Kepri) bagian dari wilayah negaranya.

Statemen Mahathir Mohamad tersebut kemudian mendapat tanggapan dari sejumlah pihak, termasuk anggota DPR RI TB Hasanuddin yang menurutnya tidak tepat dan tidak bijak.

"Pernyataan itu tidak tepat dan tak bijak. Batas-batas antara Singapura, Kepri (Indonesia), dan Malayasia saat ini sudah final. Tak perlu dipermasalahkan lagi," katanya dikutip dari Antara, Kamis (23/6/2022).

Anggota Komisi I DPR itu menilai pernyataan Mahathir terkesan memprovokasi Pemerintah Malaysia untuk mengklaim Kepri sebagai bagian dari negeri jiran tersebut.

Pernyataan tersebut, tambah Hasanuddin, dapat berdampak buruk bagi hubungan bilateral antara Indonesia dan Malaysia, serta dapat menciptakan ketegangan.

"Indonesia juga tak pernah mempermasalahkan dan mengungkit-ungkit wilayah Malaysia yang dulu menjadi bagian dari wilayah Majapahit. Kita tak boleh terpancing oleh pendapat yang dapat memancing ketegangan di wilayah ini," katanya.

Terkait wilayah dan batas-batas negara antara Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Malaysia, lanjutnya, sejauh ini sudah dianggap final oleh ketentuan hukum internasional dan kedua negara.

"Biarkan saja; dan terkait perbatasan Indonesia-Malaysia juga sudah saling mengakui," ujarnya. (Antara)

Komentar

Berita Terkait