SuaraRiau.id - Sejumlah perempuan dan anak-anak menjadi korban penyerangan sekelompok pria di Desa Terantang, Kecamatan Tambang, Kampar pada Minggu (19/6/2022).
Aksi penganiayaan gerombolan orang bersenjata tajam mendapat sorotan sejumlah pihak, termasuk anggota DPRD Riau.
Ketua Komisi I DPRD Riau Eddy A Mohd Yatim meminta penegak hukum mengungkap dan menangkap aktor di balik penyerangan puluhan di desa tersebut.
![Pelaku penyerangan warga di Kampar ditangkap. [Ist]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/06/20/74363-pelaku-penyerangan-warga-di-kampar-ditangkap.jpg)
Eddy Yatim menyebut bahwa tindakan itu brutal dan sangat bertentangan dengan nilai-nilai yang ada di Bumi Lancang Kuning ini.
"Ini benar-benar perilaku biadab yang sangat kami sayangkan. Masak mereka mengerahkan orang-orang bersenjata ke kampung membantai perempuan dan anak-anak. Saya jadi teringat film Killing Fields. Benar-benar tak manusiawi. Ini harus diungkap secara jelas," tegasnya dikutip dari Riaulink.com--jaringan Suara.com, Senin (20/6/2022).
Eddy Yatim menjelaskan, tentu ada aktor-aktor yang bermain di balik ini. Aktor-aktor ini, harus diberi hukuman sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku.
Perbedaan pendapat, merupakan hal yang biasa, apalagi ini menyangkut ekonomi. Namun, jika ditanggapi dengan cara brutal begini tentu tidak tepat, apalagi yang menjadi korban anak-anak yang tak bersalah.
"Saya harap ini segera diselesaikan. Saya juga mengapresiasi gerak cepat Kapolres Kampar dan TNI yang sudah mengamankan situasi di sana," ujar politisi Partai Demokrat ini.
Diketahui, puluhan warga Desa Terantang, Kecamatan Tambang, Kampar mendapat perlakuan kejam oleh sekelompok pemuda yang membawa senjata tajam. Diduga aksi tersebut terkait sengketa lahan.
Warga Desa Terantang, M Zaki (20), satu dari puluhan korban keberingasan sekelompok pemuda tersebut mengatakan, awalnya, ada sekelompok pemuda yang ingin menerobos masuk ke lahan sawit di Desa Terantang pada Ahad (19/6/2022) kemarin.
- 1
- 2