facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Terjaring OTT Jual Beli Kulit Harimau, Eks Bupati di Aceh Hanya Dikenakan Wajib Lapor

Eko Faizin Kamis, 26 Mei 2022 | 18:05 WIB

Terjaring OTT Jual Beli Kulit Harimau, Eks Bupati di Aceh Hanya Dikenakan Wajib Lapor
Ilustrasi penangkapan kasus jual beli kulit harimau. [Dok.Antara]

Meski tertangkap tangan, mantan Bupati Bener Meriah itu hanya dikenakan wajib lapor.

SuaraRiau.id - Tim Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menangkap eks bupati Bener Meriah, Aceh, Ahmadi.

Penangkapan Ahmadi terkait jual beli kulit harimau sumatera dengan barang bukti di tangan ketika petugas menyamar sebagai pembeli.

Ahmadi sebelumnya ditangkap bersama seorang pria berinisial S (44) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pondok Baru, Bandar, Bener Meriah, Aceh, Selasa (24/5/2022) pukul 4.30 WIB.

Meski tertangkap tangan, mantan Bupati Bener Meriah itu hanya dikenakan wajib lapor. Dalam kasus ini, seorang lagi berinisial I yang diduga pelaku utama kabur.

Menurut Kepala Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Wilayah Sumatera, Subhan penangkapan itu berawal setelah pihaknya menerima informasi jual beli kulit harimau dari warga Samar Kilang, Bener Meriah pada 23 Mei lalu.

Warga tersebut menawarkan kulit dan tulang harimau.

"Selanjutnya tim menyamar menjadi pembeli dan melakukan kesepakatan harga, lokasi, dan waktu transaksi dengan pelaku," ujar Subhan dikutip dari Batamnews.co.id--jaringan Suara.com, Kamis (26/5/2022).

Petugas kemudian menyamar bersama tim yang dibantu Polda Aceh menuju titik temu di SPBU Pondok Baru pada 24 Mei lalu.

Di sana datang tiga orang dan memamerkan selembar kulit harimau dan tulangnya.

"Tim langsung mengamankan 3 orang tersebut, namun 1 orang melarikan diri sekitar pukul 04.30 WIB," ujar Subhan.

Komentar

Berita Terkait