facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tujuan Singapura, Tongkang Bawa Kontainer dari Pekanbaru Nyaris Tenggelam di Karimun

Eko Faizin Kamis, 26 Mei 2022 | 16:16 WIB

Tujuan Singapura, Tongkang Bawa Kontainer dari Pekanbaru Nyaris Tenggelam di Karimun
Kapal Tongkang Marcopolo 188 yang karam di perairan Karimun (suara.com/Basarnas Kepri)

Kepala Kantor Badan SAR Nasional Tanjungpinang, Slamet Riyadi, menyatakan kapal tongkang tersebut sudah dipindahkan.

SuaraRiau.id - Sebuah kapal tongkang bermuatan kontainer yang nyaris karam di perairan Karimun, Kepulauan Riau (Kepri), Kamis (26/5/2022) dini hari.

Kepala Kantor Badan SAR Nasional Tanjungpinang, Slamet Riyadi, menyatakan kapal tongkang tersebut sudah dipindahkan.

Slamet menyebut tongkang itu sudah dipindahkan perusahaan di mana kapal itu bernaung dan saat ini sedang lego jangkar di perairan Karimun Anak.

"Tak ada korban jiwa dalam insiden ini. Delapan anak buah kapal dalam kondisi selamat," katanya dikutip dari Antara, Kamis (26/5/2022).

Slamet menyampaikan kronologi kejadian tongkang pengangkut ratusan kontainer yang ditarik kapal tunda Mega Daya 43 itu berangkat dari Pekanbaru menuju ke Singapura.

Saat melintasi perairan Karimun sekitar pukul 01.00 WIB Kamis, tongkang dihantam arus angin kuat sehingga posisi kapal miring 60 derajat.

"Akibatnya, sebanyak 12 kontainer jatuh ke laut pada koordinat 1'.10'.4 Lintang Utara-103'.26'.5 Bujur Timur," kata dia.

Informasi kejadian itu, katanya, diterima Kantor Badan SAR Nasional Tanjungpinang dari Koordinator Pos SAR Tanjungbalai Karimun.

Setelah itu mengerahkan lima personel Pos SAR Tanjung Balai Karimun menggunakan perahu karet bermesin ke lokasi kejadian kecelakaan tongkang itu.

"Kami juga melakukan komunikasi dan koordinasi ke MPA Singapura," ujar dia.

Proses koordinasi dan pemantauan evakuasi tongkang ini turut melibatkan unsur SAR gabungan meliputi Kantor Badan SAR Nasional Tanjungpinang, Pos SAR Karimun, TNI AL, Polairud, Komisi Penjaga Laut dan Pantai, Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan, dan nelayan setempat. (Antara)

Komentar

Berita Terkait