"Panitianya juga ngapain kek gitu dibolehin," jelas warganet.
"Teruskan nak, buat mamakmu bangga," kata warganet.
"Ada lagi mamak2 yang ngerekam," komentar warganet.
"Anake sopo iki, nek adikku langsung tak usir," ujar publik maya.
"Tiktod di luar negeri dijadikan medsos informatif. Di Indonesia kebanyakan di pake untuk joget2 gitu. Beda cara berpikirnya," kata warganet.
"Goblok memang gratis. Tapi jangan diambil semua," ungkap netizen.
"Mencoreng nama baik ponpes secara umum, apalagi Pasuruan, banyak ponpesnya," sahut yang lain.