- Sapi jenis Brahman milik peternak Sabak Auh menjadi hewan kurban Prabowo di Siak.
- Hewan peliharaan Timbul itu memiliki berat 731 kilogram dengan umur sapi 3,5 tahun.
- Timbul sangat bahagia karena sapi miliknya terpilih sebagai hewan kurban Presiden.
SuaraRiau.id - Sapi milik Timbul Santoso warga Kampung Belading, Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak terpilih sebagai hewan kurban Presiden Prabowo Subianto.
Timbul mengatakan, sangat bahagia lantaran sapi jenis Brahman miliknya terpilih sebagai hewan kurban orang nomor satu di Indonesia.
"Alhamdulillah sapi saya terpilih menjadi hewan kurban Pak Presiden," katanya, Senin (25/5/2026).
Timbul mengungkapkan sapi miliknya itu memiliki berat 731 kilogram dengan umur sapi 3,5 tahun.
"Saya merawat dari anakan dengan indukan jenis simental, pakan diberikan rumput dan bungkil sawit, serta ampas tahu," jelasnya.
Ditambahkan Timbul, sapi Brahman yang menjadi kurban pilihan Presiden Prabowo itu merupakan anakan semental. Sapi itu anakan pertama dan diberi nama Bro.
Anakan kedua diberi nama Bree berusia 1,5 tahun, dan ke tiga limosin usia 3 bulan. Semuanya hasil dari insemenasi buatan.
Untuk harga, sambung Timbul, terjadi tawar-menawar hingga mendapatkan harga yang sesuai dengan usaha merawat dan memelihara sapi tersebut.
"Harga tawar-menawar kemarin, disepakati harganya Rp72 juta, dan harga itu sesuai dengan biaya perawatan dan pemeliharaan," sebutnya.
Sementara itu, Kabid Peternakan, Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Siak drh Wahid mengatakan, penyaluran hewan kurban bantuan Presiden tahun ini menjadi bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap masyarakat.
Pada 2026, sapi kurban bantuan Presiden berasal dari peternak lokal milik Timbul Santoso, warga Kampung Belading, Kecamatan Sabak Auh, Siak.
Sapi yang dipilih merupakan jenis brahman dengan bobot mencapai 731 kilogram, sehingga memenuhi kriteria sebagai hewan kurban berkualitas baik, sehat, dan layak untuk disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat.
"Pemilihan sapi dari peternak lokal ini juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Siak, karena menunjukkan bahwa peternak daerah mampu menghasilkan ternak unggulan dengan standar yang baik," kata Kabid Wahid.
Selain memberikan manfaat ibadah kurban, hal ini sekaligus menjadi motivasi bagi para peternak untuk terus meningkatkan kualitas pemeliharaan ternak di Kabupaten Siak.
Sesuai arahan Bupati Afni, pendistribusian sapi kurban bantuan Presiden tersebut dilaksanakan di Kampung Meredan Barat, Kecamatan Tualang.