facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dokter Palsu Layani Perawatan Kecantikan di Padang Ditangkap

Eko Faizin Rabu, 19 Januari 2022 | 19:00 WIB

Dokter Palsu Layani Perawatan Kecantikan di Padang Ditangkap
Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Satake Bayu Setianto. [Dok.Istimewa]

Tersangka yang berusia 24 tahun itu menjalankan praktik sebagai tenaga kesehatan atau dokter palsu.

SuaraRiau.id - Seorang wanita berinisial PR ditangkap jajaran Polda Sumatera Barat (Sumbar) di kawasan Gunung Pangilun, Kecamatan Padang Utara, Padang, Selasa (18/1/2022).

Tersangka yang berusia 24 tahun itu menjalankan praktik sebagai tenaga kesehatan atau dokter palsu yang melayani perawatan kecantikan di Padang.

Menurut Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Satake Bayu mengatakan penangkapan dokter palsu dilakukan setelah ada informasi dari masyarakat.

Diketahui, warga adanya kegiatan praktek dokter yang menggunakan alat, metode atau cara lain dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, yang menimbulkan kesan seolah-olah yang bersangkutan adalah dokter.

"Pelaku melakukan kegiatan praktik seolah-olah adalah tenaga kesehatan yang memiliki izin di toko atau studio kecantikan dengan inisial PY dengan pemiliknya adalah PR, padahal dia bukan dokter maupun tenaga kesehatan," ujar Satake dikutip dari Antara, Rabu (19/1/2022).

Dia menjelaskan pelaku ini melakukan kegiatan sulam alis, sulam bibir, sulam tahi lalat, pemasangan bulu mata, venner atau meningkatkan tampilan gigi atau memutihkan gigi, pembuatan lesung pipit (dimple), filler, suntik botox, tanam benang pada hidung, wajah atau kuping dengan tarif harga dari Rp500.000 hingga Rp5.500.000.

"Petugas menemukan alat-alat yang seharusnya dipergunakan oleh dokter untuk melakukan praktik kedokteran namun pelaku ini tidak memiliki izin dalam menggunakan alat-alat tersebut," sebut Satake.

Dia mengungkapkan bahwa wanita berinisial PR hanya memiliki sertifikat pelatihan kecantikan dari VAN Sulam Alis & Academy tertanggal 26 Juli 2016.

Surat itu menyatakan bahwa PR terdaftar telah mengikuti kursus Basic Eyelash Extension, dan sertifikat tertanggal 23 Mei 2017 mengikuti kursus dasar lengkap sulam alis dan bibir.

Petugas mengamankan barang bukti berupa sebungkus bekas ampul, satu bungkus jarum jahit medis, satu bungkus pisau bedah medis, satu buah impus sodium cloride untuk melarutkan serbuk botox.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar

Berita Terkait