Tak Hanya Cassandra Angelie, Polisi Kantongi Nama Artis Lain Terlibat Prostitusi

Namun, ia enggan menjelaskan lebih lanjut terkait jumlah maupun inisial dari nama-nama artis yang diduga terlibat.

Eko Faizin
Senin, 03 Januari 2022 | 18:00 WIB
Tak Hanya Cassandra Angelie, Polisi Kantongi Nama Artis Lain Terlibat Prostitusi
Kepolisian menunjukkan barang bukti saat rilis kasus prostitusi online yang melibatkan Aktris Cassandra Angelie di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (31/12/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

SuaraRiau.id - Artis CA ditangkap polisi terkait prostitusi online di sebuah hotel mewah pada Rabu (29/12/2021) malam.

Belakangan identitas selebritas tersebut adalah Cassandra Angelie. Meskipun diamankan, polisi tak ditahan lantaran merupakan korban.

Di sisi lain, usai terungkapnya kasus yang menjerat Cassandra Angelie, penyidik Polda Metro Jaya telah mengantongi nama-nama artis yang diduga terlibat dalam praktik prostitusi online.

Cassandra Angelie. [Instagram/cassangelie]
Cassandra Angelie. [Instagram/cassangelie]

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan, hasil pemeriksaan kepada para tersangka, Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya sudah mendapat data, publik figur lainnya yang masuk dalam daftar para muncikari ini.

Namun, ia enggan menjelaskan lebih lanjut terkait jumlah maupun inisial dari nama-nama artis yang diduga terlibat dalam praktik prostitusi online.

Kombes Zulpan mengatakan, kepolisian tidak akan melakukan penegakan hukum terhadap artis tersebut, tapi tetap akan memanggilnya untuk dilakukan pembinaan.

"Kepada publik figur yang masuk dalam daftar muncikari itu akan kita lakukan pemanggilan untuk edukasi, sehingga mereka yang rata-rata masih muda tidak melakukan kegiatan prostitusi online," ujarnya pada Jumat (31/12/2021) dikutip dari Antara.

Diketahui, Cassandra Angelie ditangkap jajaran Polda Metro Jaya di hotel Ascott, Jakarta Pusat pada Rabu (29/12/2021) sekitar pukul 21.30 WIB.

Menurut Zulpan, saat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, Cassandra mengakui mematok tarif Rp 30 juta dan dia belum lama terlibat dalam praktik prostitusi daring tersebut.

"Alasannya karena terdesak kebutuhan ekonomi," katanya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini